Gegara Urusan Duit, Para Dokter Mogok Kerja di Tengah Pandemi COVID

Gegara Urusan Duit, Para Dokter Mogok Kerja di Tengah Pandemi COVID
eorang dokter memeriksa kesehatan seorang anak di Abuja, Nigeria, Maret 2021. Foto: ANTARA/Shutterstock

jpnn.com, LAGOS - Para dokter residen rumah-rumah sakit umum Nigeria pada Senin (2/8) mulai mogok kerja, tanpa menentukan batas waktu, di tengah lonjakan penularan virus corona.

Mereka mengeluhkan pembayaran gaji dan tunjangan yang tertunda, kata serikat dokter.

Dokter-dokter Nigeria kerap melakukan pemogokan dengan alasan menghadapi pelayanan yang buruk.

Tahun lalu, banyak dokter keluar dari pekerjaan hingga tiga kali, termasuk dengan menyampaikan tuntutan untuk mendapat tunjangan merawat pasien-pasien COVID-19.

Okhuaihesuyi Uyilawa, ketua Asosiasi Nasional Dokter Residen (NARD), mengatakan mogok kerja sudah dimulai pada Senin pagi.

Ia menuturkan bahwa pemerintah belum menghubungi serikat pekerja sejak NARD menyampaikan pemberitahuan soal pemogokan tersebut.

Ketika ditanya apakah pemogokan akan memengaruhi upaya vaksinasi COVID-19, Uyilawa mengatakan kepada Reuters melalui pesan telepon seluler, "Kelaparan lebih buruk daripada COVID-19. Kami telah kehilangan 19 anggota karena COVID-19, tanpa memiliki asuransi jiwa."

Menteri kesehatan mengatakan dalam pernyataan bahwa pihaknya melibatkan para dokter yang mogok kerja dalam upaya menyelesaikan masalah dengan cepat.

Menurut berbagai data resmi, ada sekitar 174.315 kasus dan 2.149 kematian di Nigeria sejak COVID-19 mulai mewabah pada awal 2020.

Sumber Antara