Gelar Pesantren Kilat, Latih Berbahasa Asing

Gelar Pesantren Kilat, Latih Berbahasa Asing
Gelar Pesantren Kilat, Latih Berbahasa Asing
TANGSEL -- Menekankan pentingnya bahasa asing terutama Bahasa Inggris sejak dini, Rintisan Sekolah Bertaraf Internasional (RSBI) SMP 4 Kota Tangsel, mendatangkan dua ahli bahasa Inggris, dalam kegiatan pesantren kilat yang digelar sejak Senin (30/8) kemarin hingga Rabu (1/9) nanti. Dua ahli bahasa yang didatangkan berasal dari Kota Pare, Kabupaten Kediri, Jawa Timur. Alasannya, Kota Pare terkenal dengan kampung bahasa Inggris.

Kepala Sekolah RSBI SMP Negeri 4 Tangsel, Hj Rita Juwita mengatakan sebagai sekolah RSBI berperingkat ke 22 nasional, pihaknya tidak lupa menekankan pentingnya bahasa Inggris bagi siswa sekolahnya. Karena itu, pesantren kilat saat Ramadan ini disisipi kemampuan bahasa Inggris.

”Sebanyak 500 siswa mengikuti kegiatan ini dan ini rutin dilakukan yakni setiap Rabu diwajibkan menggunakan bahasa Inggris dalam kegiatan belajar mengajar. Kami juga akan bekerjasama dengan laboratorium bahasa Inggris Universitas Indonesia,” terang Rita kepada INDOPOS (grup JPNN) kemarin.

Vinda, salah satu siswi SMPN 4 mengaku cukup tertarik dengan peraturan sekolahnya yang mewajibkan kemampuan berbahasa Inggris. Meskipun, Vinda tidak menampik dia belum mahir berbahasa internasional tersebut. ”Seneng aja. Selain menambah pengetahuan agama. Kegiatan ini juga diselingi menggunakan bahasa Inggris. Jadi tambah banyak kosakata bahasa Inggris yang bisa saya hafal,” ujarnya.

TANGSEL -- Menekankan pentingnya bahasa asing terutama Bahasa Inggris sejak dini, Rintisan Sekolah Bertaraf Internasional (RSBI) SMP 4 Kota Tangsel,

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News