Gelombang Unjuk Rasa Terus Bergulir di Myanmar, Ada Salam Tiga Jari

Gelombang Unjuk Rasa Terus Bergulir di Myanmar, Ada Salam Tiga Jari
A hearse containing casket of Mya Thwet Thwet Khine travels to the cemetery in Naypyitaw, Myanmar, Sunday, Feb. 21, 2021. Mya Thwet Thwet Khine was the first confirmed death among the many thousands who have taken to the streets to protest the Feb. 1 coup

Facebook menghapus halaman junta militer Myanmar

Gelombang Unjuk Rasa Terus Bergulir di Myanmar, Ada Salam Tiga Jari Photo: Polisi di Myanmar menembak mati dua pengunjuk rasa dan melukai beberapa lainnya pada hari Sabtu. (AP)

 

Siaran langsung Sabtu malam di Facebook menunjukkan istri aktor Lu Min menjelaskan bagaimana suaminya ditangkap dan dibawa pergi dari rumah mereka di tengah malam.

Lu Min adalah satu dari enam orang terkenal di industri hiburan yang didakwa pekan lalu karena menghasut pegawai negeri untuk berhenti bekerja dan bergabung dengan gerakan protes, yang dia dukung secara terbuka.

Pada hari Minggu, Facebook mengumumkan mereka menghapus halaman yang dijalankan oleh unit informasi militer Myanmar "karena pelanggaran berulang terhadap standar komunitas kami yang melarang hasutan kekerasan dan mengoordinasikan kerusakan".

Facebook juga sudah menghapus akun lain yang terkait dengan militer.

Junta Myanmar mengambil alih kekuasaan setelah menahan Aung San Suu Kyi dan mencegah parlemen bersidang, karena menilai pemilu November lalu diwarnai oleh kecurangan pemungutan suara.

Hasil pemilu yang menetapkan kemenangan telak partai Liga Nasional untuk Demokrasi yang dipimpin Suu Kyi telah digantikan oleh militer.

Junta mengatakan akan mengadakan pemilihan baru dalam waktu satu tahun.

Ribuan warga di ibu kota Myanmar menghadiri prosesi pemakaman pertama dari tiga demonstran muda yang tewas dalam unjuk rasa memprotes pengambilalihan kekuasaan oleh militer

Sumber ABC Indonesia

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News