Senin, 25 September 2017 – 06:02 WIB

Gempa 8,9 SR, Tsunami Guncang Jepang

Jumat, 11 Maret 2011 – 15:18 WIB
Gempa 8,9 SR, Tsunami Guncang Jepang - JPNN.COM

GELOMBANG - Salah satu gambaran gelombang tsunami yang membuat kerusakan parah di Sendai, prefektur Miyagi, Jepang, Jumat (11/3) siang. Foto: NHK via Associated Press.

TOKYO - Sebuah rangkaian gempa hebat yang baru saja terjadi di Timur Laut Jepang, Jumat (11/3) siang ini, memicu munculnya gelombang tsunami raksasa. Kerusakan luar biasa pun dilaporkan terjadi di kawasan sekitar, meski belum bisa diperoleh laporan korban jiwa maupun detail kehancuran. Sementara, beberapa pihak pun khawatir korban jiwa bisa saja mencapai antara ratusan hingga ribuan orang.

Sebagaimana diberitakan situs BBC, berdasarkan laporan langsung stasiun TV Jepang, NHK, tampak sejumlah besar mobil-mobil, kapal, bahkan bangunan, tersapu oleh gelombang tsunami pasca gempa berkekuatan 8,9 SR itu. Pejabat pemerintah pun disebutkan memperkirakan bahwa tinggi gelombang mencapai 10 meter.

Dilaporkan, gempa sendiri berpusat sekitar 400 km dari ibukota Tokyo, di lepas pantai Honshu, di kedalaman 20 mil (sekitar 32 km) bawah permukaan laut. Guncangan perdana berkekuatan 8,9 SR yang dilaporkan terjadi sekitar pukul 14.46 waktu setempat itu, lantas diikuti oleh serangkaian guncangan gempa lainnya, termasuk yang cukup kuat sekitar 7,4 SR.

Kalangan seismolog setempat yang dikutip BBC menyebutkan, ini merupakan salah satu gempa terdahsyat yang melanda Jepang dalam beberapa tahun terakhir. Gelombang tsunami yang diakibatkannya sendiri dilaporkan setidaknya melanda prefektur (kawasan) Miyagi dan Fukushima, di belah utara (timur laut) Jepang.

Sementara itu, tsunami warning disebutkan segera pula dikeluarkan di sejumah negara berdekatan. Terutama di kawasan pesisir Rusia, hingga beberapa kepulauan di Pasifik, termasuk juga di Indonesia. Di Indonesia khsusnya, BMKG memang telah mengeluarkan peringatan dini tsunami pasca bencana di Jepang ini, yang ditujukan khususnya ke kawasan pesisir belah utara Indonesia.

Dari pemberitaan New York Times (NYT), mengutip laporan CNN, disebutkan bahwa transportasi udara, air dan darat di kawasan sekitar terjadinya tsunami tersebut khususnya, praktis terganggu parah untuk saat ini. NYT juga menyebut bahwa USGS (lembaga survei geologi AS) melabeli gempa besar di Jepang ini sebagai sebuah 'mega quake'.

Sementara, situs Hawaii Reporter juga mengkonfirmasikan, Departemen Manajemen Darurat Hawaii sudah mengeluarkan peringatan tsunami untuk kawasan kepulauan yang jadi bagian dari Amerika Serikat (AS) itu. Disebutkan di sana, tsunami berpotensi mencapai pantai Hawaii sekitar pukul 02.59, Jumat (11/3) dinihari waktu setempat. Namun dikatakan pula, kemungkinan datangnya gelombang itu masih terus dicermati dan dievaluasi. (ito/cha/jpnn)
SHARES
loading...
loading...
Masukkan komentarmu disini