Gempa Sulteng, PLN datangkan 216 Personel Tambahan

Gempa Sulteng, PLN datangkan 216 Personel Tambahan
Reruntuhan puing berserakan di sepanjang jalan di kawasan Palu usai gempa dan tsunami melanda Sulawesi Tengah. Foto: Muhammad Rifki/AFP

jpnn.com, PALU - PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) mengerahkan sebanyak 216 personil gabungan dari Wilayah Sulawesi Tengah,Utara, Selatan,Tenggara dan Barat serta Gorontalo untuk membantu perbaikan infrastruktur kelistrikan pascagempa yang mengguncang Palu dan Donggala, pada Jumat (28/9) kemarin.

Selain itu untuk solusi jangka pendek penerangan, PLN juga membawa delapan genset yang nantinya akan di sebar di posko-posko yang ada di Palu dan Donggala.

"Saat ini konsentrasi kami adalah bagaimana meninventarisir kelistrikan di Palu dan Donggala, agar kami bisa segera bergerak efektif dan efisien, tambahan 216 personil ini tentu sangat membantu proses recovery tersebut, terlebih semuanya adalah tenaga yang sudah berpengalaman," ujar General Manajer PLN Wilayah Sulawesi Tengah,Utara dan Gorontalo, Edison Sipahutar.

Sebanyak 216 personel yang diberangkatkan kata Edison, sudah teruji kemampuannya dengan kompetensi sebagai teknisi pemeliharaan jaringan listrik tegangan menengah, tegangan rendah, dan Tim PDKB (Pekerjaan Dalam Keadaan Bertegangan).

Hal ini untuk mempercepat pemulihan karena kondisi lapangan yang sangat berat.

"Yang terutama adalah bekerja sesuai SOP dan prosedur keselamatan yang telah ditetapkan, kami yakin tambahan tenaga ini sangat penting untuk percepatan kepulihan listrik di Palu dan Donggala," tutur Edison.

Adapun, prioritas dalam penanganan musibah gempa bumi ini yakni pemulihan kelistrikan di sejumlah layanan publik, tercakup di dalamnya adalah rumah sakit, tempat penampungan pengungsi,bandara dan instalasi air bersih.

Saat ini PLN Area Palu juga menjadi salah satu lokasi posko penampungan para korban bencana gempa.(chi/jpnn)


Selain itu untuk solusi jangka pendek penerangan, PLN juga membawa delapan genset yang nantinya akan di sebar di posko-posko yang ada di Palu dan Donggala.


Redaktur & Reporter : Yessy

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News