Google Dipaksa Pengadilan Jerman Hilangkan Auto-Complete

Google Dipaksa Pengadilan Jerman Hilangkan Auto-Complete
Contoh auto-complete di laman Google.
PERUSAHAAN penyedia situs pencarian, Google, mendapat teguran dari pengadilan di Jerman. Berdasarkan putusan Pengadilan Jerman, perusahaan asal Amerika Serikat itu diperintahkan menghilangkan auto-complete di kolom pencarian karena berpotensi memunculkan fitnah.

Putusan pengadilan itu berasal dari gugatan seorang pengusaha Jerman, yang saat mengetikkan namanya di laman Google.de justru di auto-complete memunculkan namanya dikaitkan dengan kasus penipuan. Karenanya Pengadilan Jerman menyatakan bahwa Google harus memastikan persyaratan hasil pencarian yang ditampilkan oleh auto-complete, tidak menyinggung atau memfitnah.

Karenanya Pengadilan Jerman memaksa Google menghapus kombinasi kata yang bernada memfitnah pengusaha yang mengajukan gugatan itu. Dalam putusannya, pengadilan federal Jerman mengatakan bahwa privasi seseorang akan dilanggar jika dihubungkan dengan fitur auto-complete yang tidak benar.

Namun, pengadilan Jerman tidak mengharuskan Google membersihkan seluruh indeks. Sebagaimana putusan pengadilan yang dilansir BBC, Senin (14/5) lalu, Google hanya bertanggung jawab ketika mendapat pemberitahuan dari pelanggaran atas hak-hak pribadi.

PERUSAHAAN penyedia situs pencarian, Google, mendapat teguran dari pengadilan di Jerman. Berdasarkan putusan Pengadilan Jerman, perusahaan asal Amerika

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News