JPNN.com

Gowes Nusantara 2019 Etape Bima Usung Pesan Perdamaian untuk Semua

Minggu, 25 Agustus 2019 – 18:52 WIB Gowes Nusantara 2019 Etape Bima Usung Pesan Perdamaian untuk Semua - JPNN.com

jpnn.com, BIMA - Gowes Nusantara 2019 Etape Bima, Nusa Tenggara Barat, pada Minggu (25/8), dijadikan sebagai momen untuk menyampaikan pesan damai.

Bima yang untuk kali pertama ditunjuk sebagai tuan rumah salahsatu program unggulan Kemenpora di bawah payung "Ayo Olahraga" dibawah Kedeputian Pembudayaan Olahraga itu, sangat disambut antusias warga setempat.

BACA JUGA: Bali United Petik 7 Kemenangan Beruntun Usai Bungkam Arema FC

Hal itu terlihat dimana para peserta yang berasal dari beberapa kabupaten di Pulau Sumbawa, seperti Dompu yang jaraknya kurang lebih 80km dari Kabupaten Bima dan dari daerah lainnya turut serta dalam program yang memiliki tagline Ayo Bergerak...! Di mana saja, Kapan Saja, Bersama siapa saja itu.

Sejak pagi beberapa rombongan mulai menyemuti Taman Kalaki. Kawasan wisata yang berada di seberang Pantai Kalaki ini dijadikan lokasi lokasi start dan finish. Namun sebelum menggowes dengan jarak kurang lebih 13 Km, peserta dipanaskan dengan senam sehat "Kaka Enda" yang langsung diikuti Bupati Bima Hj. Indah Dhamayanti Putri, Wakil Bupati Bima Dahlan M Noer dan Plt Asdep Pengelolaan Olahraga Rekreasi Edi Nurinda beserta pejabat Pemkab Bima lainnya.

Bupati Bima Hj. Indah Dhamayanti Putri mengucap syukur atas kepercayaan Kemenpora, menunjuk wilayahnya menjadi salahsatu tuan rumah event nasional tersebut.

"Tentu dipilihnya Bima sebagai tuan rumah Gowes Nusantara merupakan kebanggaan. Kami berharap, kedepannya, kegiatan ini bisa terus berkelanjutan, sehingga bisa ditingkatkan parstisipasi masyarakat untuk mengikuti, meningkatkan dan mencintai olahraga khususnya bersepeda," ucap Bupati Indah Dhamayanti Putri.

Lebih lanjut Indah juga mengatakan kalau event yang digelar dari Sabang hingga Merauke bisa lebih merekatkan keutuhan NKRI. "Melalui olahraga kita bisa melihat keindahan Indonesia dan memberikan kesempatan tiap daerah memperlihatkan keindahan dan kelebihan yang ada di wilayah masing-masing. Kami berharap pemerintah bisa melakukan setiap tahun dan Insha Allah setiap daerah akan dapat meningkatkan partisipasinya," tambahnya.

Sementara itu pada bagiannya, Plt Asdep Pengelolaan Olahraga Rekreasi Edi Nurinda dalam sambutannya mengatakan jika kegiatan ini tak hanya mengajak masyarakat untuk berolahraga.

Menurut, peningkatan sumber daya manusia menjadi sasaran utama dan sejalan dengan harapan pemerintah yang ingin meningkatkan mutu SDM masyarakat Indonesia. "SDM Indonesia harus mampu bersaing dengan luar negeri. Diharapkan dengan olahraga ini Indonesia memiliki SDM yang tangguh," katanya.

"Olahraga tak hanya menyehatkan tapi juga untuk menghindari hal negatif. Gerakan ini diharapkan bisa menekan hal negatif hingga hilang seperti penggunaan narkoba," lanjut Edi.

Tak hanya menjadi tuan rumah Gowes Nusantara 2019, Kabupaten Bima juga mendapatkan kesempatan disinggahi tim Jelajah Nusantara 2019 yang akan menuju Lombok untuk mengakhiri petualangannya. Tim yang berisikan 15 atlet dari beberapa daerah di Indonesia ini plus dari TNI dan Polri telah mengawali perjalanan dari titik 0 KM Sota, Merauke, pada 22 Juli 2019 lalu dan perjalanan akan berakhiri pada 1 September mendatang di Senggigi, Lombok, Nusa Tenggara Barat.

BACA JUGA: Prada DP Pemutilasi Pacar Dituntut Hukuman Penjara Seumur Hidup

Terkait dengan pesan damai, salah satu anggota Jelajah Nusantara 2019, Elisabeth Yarinap yang berasal dari Nabire, Papua mengaku senang bisa mendapatkan kepercayaan menjadi bagian dari tim. "Saya senang. Masyarakat menyambut kami antusias," ucapnya.

Pernyataan singkatnya ini menggambarkan bagaimana Elisabeth bisa diterima baik oleh masyarakat yang disinggahi tim. Bahkan di Bima sendiri, Elisabeth menjadi pusat perhatian. Banyak meminta berfoto bersama, mengingat ini kesempatan langka bisa mengabadikan diri dengan salah satu anggota tim Jelajah Nusantara 2019.

Sebelum melanjutkan perjalanan ke Lombok, Elisabeth pun memberikan pesan khusus. "Ayo kita berdamai. Kita harus punya rasa nasionalisme. Namun untuk mewujudkannya harus dengan keadilan dan tak ada lagi rasisme. Kita harus jaga NKRI dan keadilan," tutupnya.(dkk/jpnn)

SPONSORED CONTENT

loading...
loading...