Granat Aktif Ditemukan di Paslaten

Granat Aktif Ditemukan di Paslaten
Granat Aktif Ditemukan di Paslaten
TOMOHON —  Bisa jadi, sejumlah wilayah di Kota Tomohon masih menyimpan sisa-sisa bahan peledak sejak zaman penjajahan atau pada pergolakan Permesta. Penemuan bahan peledak di Paslaten 2 Lingkungan VII, Kecamatan Tomohon Timur, bisa jadi bukti konkret.

Bahan peledak jenis granat nenas dan 20 butir peluru jenis PD 43, ditemukan Benny Sangkau, warga Paslaten 2. bahan peledak yang diduga kuat masih aktif itu, ditemukan Benny ketika ia sedang mencangkul di kebunnya. “Dari jenisnya, kelihatan masih aktif,” aku Kapolres Tomohon, AKBP Suyatno SIk.

Granat Nenas dan 20 bukti peluru tersebut kuat dugaan memang disimpan. Pasalnya, ketika ditemukan, bahan peledak tersebut dibungkus dengan kain. “Tim Jihandak dari Brimobda akan meneliti lebih detail bahan peledak tersebut,” tambah Suyatno.

Mantan Kapolres Kabupaten Talaud ini menambahkan. Ada kemungkinan di wilayah tempat bahan peledak tersebut ditemukan masih ada sisa-sisa yang lain. Kondisi Granat dan Peluru yang dalam kondisi dibungkus dan disimpan dalam tanah, menjadi parameter Suyatno.

 “Kita sangat berharap, masyarakat bisa proaktif melaporkan ke aparat kepolisian terdekat, jika menemukan bahan peledak seperti ini. Penanganannya akan dilakukan oleh mereka aparat Kepolisian yang ahli dibidangnya,” tandas Suyatno didampingi Wakapolres Kompol J Maith. (lee)
Berita Selanjutnya:
Bandung Tuan Rumah IYF

TOMOHON —  Bisa jadi, sejumlah wilayah di Kota Tomohon masih menyimpan sisa-sisa bahan peledak sejak zaman penjajahan atau pada pergolakan


Redaktur & Reporter : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News