Guru Besar IPB Menganggap Jokowi Layak Disebut Sebagai King of Big Liar

Guru Besar IPB Menganggap Jokowi Layak Disebut Sebagai King of Big Liar
Presiden Jokowi. Foto: Ricardo/JPNN

Kemudian, kata Rokhmin, angka pertumbuhan ekonomi Indonesia tidak sesuai target yang seharusnya mencapai sekitar 8 persen.

"Jadi sejak zaman SBY sampai 2019 kita hanya tumbuh 5 persen, menurut ekonom ini parah. Potensi Indonesia seharusnya 8 persen," dia menambahkan.

Selain itu, kata Rokhmin, jurang kesenjangan di Indonesia begitu lebar antara si kaya dan miskin dan membuat negara menjadi terburuk ketiga.

"Ini kesenjangan Indonesia dalam kaya dan miskin terburuk ketiga di dunia. Di mana satu persen orang terkayanya menguasai 46 persen kekayaan negara," kata dia. (ast/jpnn)



Video Terpopuler Hari ini:

Guru Besar IPB Rokhmin Dahuri menganggap penyematan BEM UI pada 2022 lalu kepada Presiden Jokowi soal king of lipservice memang benar adanya.


Redaktur : M. Rasyid Ridha
Reporter : Aristo Setiawan

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News