Guru Honorer Tewas pada Malam Takbiran, Ketua PGRI: Jangan-Jangan Ada Pesan Tuhan

Guru Honorer Tewas pada Malam Takbiran, Ketua PGRI: Jangan-Jangan Ada Pesan Tuhan
Ilustrasi mayat. Ilustrator: Rahayuning Putri Utami/JPNN.com

Oleh karena itu Dudung mengajak publik berpikir waras dan mulai menghormati entitas guru honorer. Dia menambahkan fakta yang ada menunjukkan bahwa para anak didik, rekan sesama pengajar, orang tua, dan masyarakat terkadang memandang guru honorer sebagai pendidik kelas dua.

"Ini sangat tidak bijaksana," tegasnya.

Oleh karena itu, Dudung mendorong pemerintah menyelamatkan nasib masa depan guru honorer. Menurutnya, sudah saatnya para guru honorer diangkat menjadi aparatur sipil negara atau ASN.

"Sejumlah guru sudah wafat, membawa harapan menjadi ASN sampai ke kuburnya. Siapa yang berdosa?" kata Dudung.(esy/jpnn)

 

Jangan Sampai Ketinggalan Video Pilihan Redaksi ini:


Ketua Pengurus Besar PGRI Dudung Nurullah Koswara mengingatkan pemerintah memberikan perlindungan fisik, psikis, dan finansial kepada para guru honorer.


Redaktur & Reporter : Mesya Mohamad

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News