Guru Lulus PG Tanpa Formasi PPPK Kirim Surat Keberatan, 4 Menteri Jadi Sasaran

Guru Lulus PG Tanpa Formasi PPPK Kirim Surat Keberatan, 4 Menteri Jadi Sasaran
Ketum FGHNLPSI Heti Kustrianingsih mengantarkan surat keberatan kepada Mendikbudristek Nadiem Makarim. Foto dok. FGHNLPSI for JPNN.com

jpnn.com, JAKARTA - Guru lulus PG tanpa formasi PPPK 2021/2022 mengajukan surat keberatan.

Surat yang ditandatangani Ketum Forum Guru Honorer Negeri Lulus Passing Grade Seluruh Indonesia (FGHNLPSI) Heti Kustrianingsih ini ditujukan kepada empat menteri dan dua ketua komisi DPR RI.

Menurut Heti, surat tersebut merupakan aspirasi para guru lulus PG yang berstatus P1.

Banyak P1 yang tidak mendapatkan formasi PPPK lagi tahun ini.

"Banyak kepala daerah tidak mengusulkan formasi PPPK 2023 secara maksimal, sehingga puluhan ribu P1 dipastikan tersisa," kata Heti kepada JPNN.com, Selasa (1/8).

Dia mengungkapkan surat tersebut sudah dilayangkan hari ini. Heti bahkan sengaja mengantarkannya sendiri dengan harapan saat rakor persiapan pengadaan ASN 2023, ada perubahan.

Empat menteri dan dua ketua komisi DPR diminta untuk mendorong pemda menambahkan lagi formasinya.

"Saya yakin MenPAN-RB Azwar Anas akan mau mengakomodasi jika pemda serius menyelesaikan guru honorer terutama P1," pungkasnya. (esy/jpnn)

Guru lulus PG tanpa formasi PPPK mengajukan surat keberatan kepada empat menteri dan dua ketua komisi DPR RI 

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News