Gus Karim Sebut Ibunda Jokowi Wanita Istimewa Ketujuh

Gus Karim Sebut Ibunda Jokowi Wanita Istimewa Ketujuh
Deretan karangan bunga atas meninggalnya ibunda Joko Widodo. (ANTARA/Aris Wasita)

Gus Karim mengaku melihat Sudjiatmi merupakan sosok ibu yang selalu mendukung Jokowi, termasuk pada bidang perpolitikan. Hal itu terlihat mulai dari terjunnya Jokowi pada Pilkada Surakarta.

"Kebetulan saya kenal beliau saat Pilkada Solo. Saat itu saya betul-betul takjub melihat dukungan lahir batin yang beliau berikan kepada Pak Jokowi," katanya.

Menurut dia, satu pesan yang diingatnya yang selalu disampaikan kepada orang-orang di sekitar adalah "nyedako Nyang Gusti" (mendekatlah kepada Allah SWT). Ia mengatakan pesan tersebut sering disampaikan bukan hanya kepada anak-anaknya tetapi juga semua orang.

Selain itu, Sudjiatmi juga meminta anak-anaknya agar selalu jujur, sabar, dan memiliki akhlak yang baik.

"Intinya beliau sangat total dalam memberikan dukungan kepada Pak Jokowi, mulai dari selalu hadir pada kampanye Pak Jokowi hingga mendoakannya," katanya.

Jasa ibunya tersebut juga selalu diperlihatkan Jokowi dengan menjadikan restu ibunya sebagai langkah pertama sebelum keluar rumah untuk melakukan kegiatan politik.

"Saya ingat saat Hari Ibu tahun lalu, Pak Jokowi mengatakan kepada ibunya 'ibu, sampai kapan pun saya akan menjadi putra terbaik ibu'. Saya kira ini luar biasa," katanya. (antara/jpnn)

Gus Karim mengaku bangga diminta menjadi imam salat jenazah ibunda Jokowi, wanita yang di matanya punya kualitas sempurna.


Redaktur & Reporter : Adek

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News