Gus Miftah Bertanya, Hasto Beber soal Sarung, Sikap Bu Mega atas Palestina dan PDIP Rumah Islam

Gus Miftah Bertanya, Hasto Beber soal Sarung, Sikap Bu Mega atas Palestina dan PDIP Rumah Islam
Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto bersama dai kondang Miftah Maulana Habiburrahman alias Gus Miftah usai perayaan Harlah ke-95 NU di DPP PDIP, Minggu (31/1). Foto: DPP PDIP

jpnn.com, JAKARTA - Dai nyentrik Miftah Maulana Habiburrahman alias Gus Miftah menjadi pemandu acara pada perayaan Hari Lahir (Harlah) ke-95 Nahdlatul Ulama (NU) yang digelar DPP PDI Perjuangan, Minggu (31/1).

Pada acara itu, Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto menjadi salah satu pembicaranya.

Hasto tampil bersaung merah dan berkopiah. Gus Miftah juga bersarung dipadu jas hitam serta belangkon.

Gus Miftah pun penasaran dengan Hasto yang tampil bersarung di acara yang disiarkan secara langsung melalui YouTube itu.

"Kenapa pakai sarung?" ujar pendakwah berambut panjang itu melontarkan pertanyaan.

Hasto pun langsung menimpali. Pria asal Yogyakarta itu menyebut sarung merupakan bagian dari tradisi Nusantara. "Ini juga bagian dari ciri khas NU," ujar Hasto.

Lebih lanjut Hasto mengatakan, Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri selalu mengajarkan kepada para kader partai berlambang kepala banteng itu untuk menumbuhkan tradisi Nusantara.  Menurut Hasto, hal itu merupakan bagian dari ideologi PDIP.

"Ketika saya masuk ke PDI Perjuangan, betul-betul diajarkan oleh Ibu Megawati Soekarnoputri dalam setiap kaderisasi, agar kami punya kesadaran ideologis, kesadaran terhadap sejarah," beber Hasto.

Gus Miftah pun penasaran dengan Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto yang tampil bersarung pada acara perayaan Harlah ke-95 NU.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News