JPNN.com

Hadir Raker Perdana di DPR, Mentan Syahrul Tegaskan Pertanian Harus Lebih Maju

Selasa, 05 November 2019 – 16:07 WIB Hadir Raker Perdana di DPR, Mentan Syahrul Tegaskan Pertanian Harus Lebih Maju - JPNN.com
Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo hadir dalam Rapat Kerja (Raker) perdana dengan Komisi IV DPR RI, Selasa (5/11). Foto dok Kementan

jpnn.com, JAKARTA - Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo hadir dalam Rapat Kerja (Raker) perdana dengan Komisi IV DPR RI, Selasa (5/11). Menteri asal Sulawesi Selatan ini menegaskan masalah pertanian adalah sangat penting, mendasar dan kompeks sehingga harus dipikirkan secara bersama.

"Pembanguan pertanian ini harus lebih maju tidak boleh stuck (macet), pertanian harus makin mandiri. Ada tantangan baru yang harus kami jawab dari masa ke masa dan era ini dengan teknologi," ujar Syahrul di hadapan pimpinan dan anggota Komisi IV DPR RI dalam Raker yang dihelat di ruang rapat Komisi IV.

Menurutnya, pembangunan pertanian yang semakin maju menjadi keharusan karena menyangkut daya tahan negara hanya bisa diwujudkan kalau mampu meningkatkan daya tahan pertanian.

Daya ketahanan pangan menjadi ukuran hadirnya sebuah negara.

"Kalau perut rakyat bersoal, maka tidak ada sesuatu yang bisa kita lakukan. Oleh karena itu masalah pertanian tidak boleh diam, tidak boleh lengah sedikit untuk menghadirkan upaya-upaya maksimal untuk mencapai harapan itu. Sebab salah satu hal yang penting dalam pertanian menjamin rakyat kebutuhan pangan rakyat sebanyak 267 juta orang," jelasnya.

Syahrul menegaskan dalam membangun pertanian yang semakin maju sangat diperlukan sinergitas antar Kementan dengan Komisi IV DPR RI dan peranan lainnya baik piranti suprastruktur pemerintahan dan negara maupun infrastruktur yang ada dalam kehidupan masyarakat.

Karena itu, membangun pertanian adalah sebuah gerakan bukan hanya program, sehingga harus melibatkan semua pihak dan yang paling penting adalah adanya kesehatian dan kemauan bersama khususnya Komisi IV untuk menjaga fungsi, peranan dan tanggung jawab.

"Saya siap kerja pimpinan seperti yang saya lewati. Saya tidak akan sia-siakan kesempatan yang diberikan sama saya. Masalah pertanian adalah masalah yang bukan menjadi program pemerintah saja, tapi harus menjadi masalah yang dipertanggungjawabkan semua," tuturnya.

SPONSORED CONTENT

loading...
loading...