JPNN.com

Hamilton Kritik Keras Pembalap F1 yang Diam Atas Kematian George Floyd

Senin, 01 Juni 2020 – 15:07 WIB Hamilton Kritik Keras Pembalap F1 yang Diam Atas Kematian George Floyd - JPNN.com

jpnn.com - Juara dunia F1 Lewis Hamilton mengkritik pembalap bintang yang "didominasi kulit putih", karena lebih memilih diam menyikapi kematian George Floyd di Minneapolis, Amerika Serikat.

Pembalap tim MercedesAMG itu memperingatkan, "Saya tahu siapa Anda dan saya melihat Anda."

Kematian George Floyd, seorang pria kulit hitam tak bersenjata dan tewas di tangan polisi berkulit putih saat penangkapan di Minneapolis.

Insiden rasial itu terekam dan tersebar luas, sehingga memicu kerusuhan di beberapa kota dan memicu kecaman tak terkecuali dari para atlet papan atas termasuk Michael Jordan dan Serena Williams.
"Saya melihat Anda yang diam, beberapa di antara Anda adalah bintang besar tetapi Anda tetap diam di tengah ketidakadilan," tulis Hamilton di akun Instagram miliknya.
"Bukan pertanda dari siapa pun di industri saya, yang tentu saja didominasi putih. Saya satu-satunya orang kulit berwarna di sana namun saya berdiri sendiri."
"Saya akan berpikir sekarang kamu akan melihat mengapa ini terjadi dan mengatakan sesuatu tentang itu tetapi kamu tidak bisa berdiri di samping kami lagi," tulisnya lagi.
Menurut Hamilton, ia hanya mendukung demonstran yang damai, bukan mereka yang telah menjarah toko dan membakar bangunan.
Dia menambahkan, "Tidak akan ada perdamaian sampai yang disebut pemimpin kita melakukan perubahan. Ini bukan hanya Amerika, ini adalah Inggris, ini adalah Spanyol, ini adalah Italia dan seluruh dunia."

Bagi Hamilton, bagaimana minoritas diperlakukan sudah saatnya harus diubah.

"Bagaimana Anda mendidik mereka di negara Anda tentang kesetaraan, rasisme, klasisisme, dan bahwa kita semua sama!. Kita tidak dilahirkan dengan rasisme dan kebencian di hati, itu diajarkan oleh para orang tua kita," tukasnya. (AFP/mg8/jpmn)

SPONSORED CONTENT

loading...
loading...
ridha