Selasa, 18 Juni 2019 – 09:52 WIB

Hankook Gelontorkan USD 1,1 Miliar

Jumat, 10 Juni 2011 – 02:08 WIB
Hankook Gelontorkan USD 1,1 Miliar - JPNN.COM

JAKARTA – PT Hankook Tire, perusahaan ban asal Korea menginvestasikan dana sekitar USD 1,1 miliar untuk membangun pabrik di Indonesia. Pabrik ke 7 Hankook di dunia dan pertama di Indonesia ini dibangun dengan luas 60 hektar di Cikarang, Jawa Barat.

Vice Presiden & CEO Hankook Tire Seung Hwa Suh mengatakan, untuk tahap awal pihaknya mengucurkan investasi senilai USD 353 juta dengan empat fasilitas produksi utama dan bakal menjadi basis ekspor untuk pasar Amerika Utara dan Timur Tengah serta menjadi penghubung regional untuk negara berkembang di Asia.
Untuk kapasitas produksi awal sekitar 6 juta ban per tahun. "Pada tahap awal akan lebih banyak diekspor, mencapai 70 persen ke Timur Tengah dan sebagaian negara-negara Asean," ujarnya dalam peresmian pabrik di Cikarang, Kamis (9/6).

Hankook Tire akan mempekerjakan sekitar 1.400 pegawai hingga 2014 dan diharapkan bisa menambah sekitar 2.800 lapangan kerja hingga 2018. Ia mengatakan, keputusan Hankook memilih Indonesia sebagai basis produksi ban di Indonesia tidak lain karena besarnya pasar ban di Indonesia. Pada 2010, misalnya, Indonesia sudah mampu mengekspor 35,1 juta ban, naik 25 persen dibanding 2009. Sementara untuk penjualan dalam negeri, selama 2010 pasar ban Tanah Air mampu menyerap 49,5 juta ban atau naik 23 persen dibanding tahun sebelumnya. Dengan masuknya Hankook ini, pasar ban Indonesia diharapkan akan bisa tumbuh 10-15 persen.

Pada kesempatan yang sama, Menteri Perindustrian MS Hidayat mengatakan, pilihan Hankook berinvestasi di Indonesia akan memudahkan Hankook menerapkan strategi perluasan bisnisnya karena didukung potensi bisnis dan sumber daya yang cukup. Kepala BKPM, Gita Wirjawan menambahkan, proses Hankook memilih berinvestasi di Indonesia tergolong cepat. "Hanya dalam 6 bulan saja mereka sudah membangun pabriknya. Apalagi, skala investasinya tergolong besar," katanya. (lum)
SHARES
Sponsored Content
loading...
loading...
Komentar