Harga BBM Naik, Nelayan Menjerit

Harga BBM Naik, Nelayan Menjerit
Harga BBM Naik, Nelayan Menjerit
Ketua RT 2 Kampung Melayu Jalaludin yang juga seorang nelayan mengatakan, pemerintah sudah benar-benar mengabaikan nasib mereka. Menurutnya, kenaikan harga BBM Rp 500 saja sudah amat berat, apalagi naiknya cukup banyak.

Meski demikian, mereka hanya bisa pasrah dan menjalani kehidupan sebagai nelayan. ”Kalau pemerintah sudah berkehendak mau apalagi, kami ini hanya rakyat kecil, tidak bisa berbuat apa-apa,” katanya.

Jalal makin sulit karena harus memperbaiki perahunya yang rusak akibat diterjang ombak beberapa waktu lalu. Biaya perbaikannya pun tidak sedikit. Sementara di saat kesulitan yang dihadapi para nelayan malah sempat menjadi korban pungutan liar pembelian BBM.

Tiap pembelian menggunakan jeriken, mereka dikenakan biaya sebesar Rp 5 ribu oleh oknum aparat keamanan.

MATARAM-Kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) membuat nelayan di Kota Mataram menjerit. Kenaikan kali ini membuat mereka benar-benar terpukul.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News