Harga Mati

Oleh: Dhimam Abror Djuraid

Harga Mati
Fadjroel Rachman. Foto: Ricardo/JPNN.com

Salah satu tokoh yang menyuarakan ajakan demo adalah Ruslan Buton, mantan tentara yang dihukum karena menyerukan Jokowi mundur. 

Kali ini, Buton kembali menyerukan Jokowi untuk mundur. 

Kondisi ekonomi nasional sedang meriang. 

Situasi ekonomi internasional yang bergolak makin memberi tekanan kepada ekonomi Indonesia. 

Krisis minyak goreng yang sudah berlangsung empat bulan, belum ada tanda-tanda tuntas. 

Kenaikan harga BBM akan menjadi faktor inflasioner yang memicu harga-harga kebutuhan pokok naik.

Jokowi membuat kebijakan pintas dengan memberikan BLT atau bantuan langsung tunai. 

Dia memerintahkan para pembantunya untuk menyalurkan BLT sebelum Lebaran tiba. 

Munculnya jargon ‘dua periode harga mati’ dari Fadjroel Rachman bukan berarti gerakan tiga periode selesai. Bisa jadi muncul gerakan politik dagang sapi.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News