Hasil Autopsi Brigadir J Masih Dipertanyakan, Keluarga Memohon kepada 6 Jenderal Ini

Hasil Autopsi Brigadir J Masih Dipertanyakan, Keluarga Memohon kepada 6 Jenderal Ini
Kuasa hukum keluarga Brigadir J, Kamaruddin Simanjuntak memohon kepada Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengautopsi ulang jenazah Brigadir J di Bareskrim Polri, Rabu (20/7). Foto: Fransiskus Adryanto Pratama/JPNN.com

"Ada jerat tali di leher atau kawat, tangan juga hancur dipatah-patahkan, tangannya ini tinggal kulitnya. Kemudian ada luka robek robek di kepala, bibir, hidung dan di bawah mata," bebernya.

Kamaruddin juga menyebut ditemukan luka robek di area perut yang memar sampai biru dan luka pada jari kaki jenazah Brigadir J.

"Itu bukan peluru, oleh karena itu supaya pasti kami memohon kepada Bapak Kapolri untuk membentuk tim independen," tambahnya.

Kamaruddin berharap tim autopsi melibatkan dokter-dokter lain, terutama bukan yang sebelumnya.

"Dokter dari RSPAD, RS AL, AD, RSCM, terusdari rumah sakit swasta," imbuh Kamaruddin. (cr3/jpnn)

Simak! Video Pilihan Redaksi:

Keluarga Nofryansah Yosua Hutabarat masih mempertanyakan hasil autopai RS Polri yang menyebut kematian Brigadir J karena baku tembak dengan Bharada E.


Redaktur : Dedi Yondra
Reporter : Fransiskus Adryanto Pratama

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News