Hati Ibu, Menahan Keinginan Cerai demi Kesuksesan Anak

Hati Ibu, Menahan Keinginan Cerai demi Kesuksesan Anak
Hati Ibu, Menahan Keinginan Cerai demi Kesuksesan Anak. Ilustrasi Fajar/Radar Surabaya/JPNN.com

Dia terlihat tenang dan lebih santai menjawab satu persatu pertanyaan Radar Surabaya, meskipun saat itu ’perahu’ utuh yang sudah dimilikinya selama dua dekade akan porak poranda.

Gugatan cerai itu pernah dilontarkan kala dia dan suaminya masih lumayan muda. Ya kira-kira Karin masih berusia 39 tahun, dan Donjuan 40 tahun.

Mulanya, Karin emoh membuka tabir rahasia rumah tangganya yang kini sudah di ujung tanduk.

Akan tetapi, ia ingin menyatakan sangat bahagia dan lega bisa berpisah dengan suaminya.

Diakui Karin, ada satu kesalahan suaminya yang tidak termaafkan sampai kapan pun. Dia pernah melihat suaminya berjalan dengan seorang wanita.

Sejak saat itulah, rasa cinta mulai hilang. Karin semakin merasa terpukul saat suaminya menyatakan ingin menikah lagi.

Sayangnya, keputusan itu tidak terlaksana karena penolakan dari orang tua Donjuan.

Sampai akhirnya, perempuan itu, maksudanya perempuan yang akan dinikahi Donjuan hilang, dan tidak ada kabarnya sampai saat ini.

Setelah menunggu 20 tahun lamanya, Karin, 59, akhirnya menepati janjinya untuk menggugat cerai suaminya, Donjuan, 60.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News