Hemat Bahaya

Oleh: Dahlan Iskan

Hemat Bahaya
Dahlan Iskan (Disway). Foto: Ricardo/JPNN.com

Bagaimana kalau itu kecelakaan? Misalnya bagian pencampuran bahan obat itu teledor?

Tentu harus dilihat sistem proses produksi di pabrik tersebut. Terutama di bagian pencampuran bahan obat: apakah serba otomatis ataukah masih pakai manusia.

Kita masih harus menunggu penyelidikan lebih lanjut. Kalau itu sebuah kecelakaan tentu tanggung jawabnya di pelaksana.

Bisa juga sampai pimpinan produksi, dilihat dulu proses pengambilan keputusannya. Namun, kalau itu kebijakan, tentu pelaksana tidak bersalah.

Adakah memilih bahan baku yang jelek sebagai kecelakaan? Tentu sulit disebut kecelakaan. Ini bukan soal komposisi pencampuran. Ini soal kualitas bahan yang dicampurkan.

Tanggung jawab sepenuhnya di pimpinan perusahaan.

Sisi positifnya: semuanya jadi jelas. Tragedi ginjal itu tidak ada hubungannya dengan long Covid atau jenis vaksinasi tertentu (Disway 24 Oktober 2022).

Kelihatannya penanganan obat sirop ini bersaing cepat dengan penanganan tragedi Stadion Kanjuruhan.

AKHIRNYA harus diakui, tindakan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menyetop sementara peredaran obat sirop itu tepat. Gagal ginjal akut...

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News