Hidroponik dan Aquaponik Tingkatkan Ekonomi Masyarakat Kota

Hidroponik dan Aquaponik Tingkatkan Ekonomi Masyarakat Kota
Sekretaris Jenderal Yayasan Korindo Seo Jeong Sik (kiri) saat meninjau instalasi hidroponik di Kelurahan Pengadegan, Jakarta Selatan. Foto: Korindo

jpnn.com, JAKARTA - Pertanian kota yang digagas Yayasan Korindo bersama Kelompok Tani (Poktan) Arpati di Pangadegan, Pancoran, Jakarta Selatan, telah membuahkan hasil.

Sebanyak lima kilogram pokcay dan kangkung serta beberapa ekor lele sudah dipanen pada Selasa (11/5).

Sebagian hasil panen dijual langsung ke masyarakat sekitar, sisanya dinikmati bersama pada acara silaturahmi saat Lebaran.

Pengembangan pertanian kota di Jakarta bukanlah program baru bagi Korindo. Sebelumnya, sudah ada Kampung Hidroponik di gang sempit yang juga terletak di Kelurahan Pengadegan.

Dalam program terbarunya ini, Korindo berupaya merambah ke daerah pinggiran Sungai Ciliwung, tepatnya di RT 08/001 Pengadegan.

Tidak hanya hidroponik, program Corporate Social Contribution (CSC) Korindo juga menerapkan sistem aquaponik, sistem pertanian yang mengolaborasikan hidroponik dengan akuakultur.

Instalasi hidroponik dan aquaponik Korindo dan Poktan Arpati yang dibangun pada Maret 2021, memiliki kapasitas 200 lubang tanam dan 1.000 ikan air tawar.

Tetapi, pada masa panen perdana ini, baru sebagian kapasitas yang sudah membuahkan hasil. Sedangkan, sisanya diprediksi baru dapat dipanen pada beberapa pekan mendatang.

Tak hanya hidroponik, sistem pertanian aquaponik juga bisa dikembangkan di Jakarta.