Ical: Ini Masalah Kecil Bagi Saya

Katanya, SBY Juga Diserang Isu Negatif sebelum Maju Pilpres

Ical: Ini Masalah Kecil Bagi Saya
Ical: Ini Masalah Kecil Bagi Saya
Ical menyebutkan, kalau dia bukan pengusaha besar, mungkin isu Gayus tidak ada. Kalau Golkar lemah, tambah dia, kasus itu mungkin juga tidak akan ada. Isu tersebut dilontarkan sebagai imbas dari ketidaknyamanan lawan-lawan politik Golkar melihat kondisi dan kekuatan partai berlambang beringin itu. "Mereka khawatir Golkar menjadi besar. Juga karena ada persepsi bahwa saya akan maju dalam pemilihan presiden mendatang. Tapi, saya tidak akan takut. Pak SBY saja juga pernah diserang dengan isu-isu negatif sebelum maju pilpres lalu," ungkap dia.

Terkait rumor bahwa dirinya akan maju sebagai kandidat presiden pada 2014, Ical mengatakan bahwa semua harus dilihat pada akhir 2012. Sejak awal Golkar punya mekanisme dan prosedur dalam penetapan calon presiden. Sama dengan penetapan calon bupati atau calon gubernur dalam pilkada. "Kami akan lakukan survei sebelum menetapkan kandidat presiden pada 2014. Survei ini akan kami lakukan pada 2012. Ya, akhir 2012 ini kemungkinan sudah akan ada hasilnya. Yang jelas, kandidat presiden dari Golkar haruslah sosok leader yang dimaui rakyat. Kalau ada sosok lain yang dimaui rakyat dan dari luar Partai Golkar, kami juga akan menghormati," terang dia.

Ical menyebutkan, berdasar survei terakhir Oktober lalu, popularitas Golkar masih nomor dua di bawah Demokrat. Dia yakin, dengan perubahan paradigma Golkar saat ini, posisi partainya akan naik pada 2014. "Saat ini kami tidak hanya mengkritik pemerintah, kami juga menyumbangkan ide-ide. Kami juga mendorong rakyat untuk terus memberikan ide kepada kader Golkar. Dan, ide-ide ini akan kami salurkan kepada pemerintah melalui wakil kami di parlemen," kata Ical. (nan/c4/dwi)

SINGAPURA - Kencangnya pemberitaan yang menyangkutkan namanya dengan kaburnya Gayus Tambunan kembali memaksa Aburizal Bakrie angkat bicara. Bos Grup


Redaktur & Reporter : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News