Ide Danau Toba Lokasi Judi, Tergantung Warga

Ide Danau Toba Lokasi Judi, Tergantung Warga
Ide Danau Toba Lokasi Judi, Tergantung Warga
JAKARTA - Wacana mengembangkan Danau Toba menjadi lokasi perjudian dan seks, tidak perlu terlalu dalam ditanggapi dengan bingkai yuridis. Yang paling gampang adalah melihat respon warga sekitar Danau Toba, apakah siap jika di sana ada lokasi perjudian.

Menurut praktisi hukum asal Sumut di Jakarta, Junimart Girsang, dalam urusan pariwisata, sikap warga sekitar lokasi sangatlah menentukan. "Kalau lah itu jadi arena seperti itu (judi dan hiburan malam berbau seks, red), tapi warga sekitar tidak wellcome, ya wisatawan tidak akan mau datang karena merasa tidak nyaman," ujar Junimart, yang diwawancarai JPNN ini dalam kapasitasnya sebagai tokoh pemuda Sumut yang merantau di ibukota, kemarin (19/4).

Jadi, menurut saudara kandung Juniver Girsang itu, wacana menjadikan Danau Toba sebagai lokasi judi dan hiburan malam, harus dikaji secara mendalam, dengan melibatkan warga sekitar Danau Toba. "Jangan hanya dengar pendapat elitnya saja," ujarnya.

Selain kesiapan warga sekitar, kesiapan pemda juga mesti menjadi pertimbangan utama. Kesiapan menyangkut pengawasan terhadap lokasi, yang mesti selektif, tidak sembarang orang boleh masuk ke kawasan judi dan hiburan seks itu.

JAKARTA - Wacana mengembangkan Danau Toba menjadi lokasi perjudian dan seks, tidak perlu terlalu dalam ditanggapi dengan bingkai yuridis. Yang paling

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News