IIPG Gelar Tes IVA Gratis untuk Deteksi Dini Kanker Serviks

IIPG Gelar Tes IVA Gratis untuk Deteksi Dini Kanker Serviks
Ikatan Istri Partai Golkar (IIPG) dalam acara bakti sosial kepengurusan baru yang dikukuhkan Selasa (13/3). Foto: IIPG

jpnn.com, JAKARTA - Kepengurusan baru Ikatan Istri Partai Golkar (IIPG) menggelar bakti sosial berupa tes inspeksi visual asetat (IVA). Kegiatan yang digelar selama dua hari sejak Rabu (14/3) hingga Kamis (15/3) itu sebagai upaya untuk ikut mencegah kanker serviks di kalangan perempuan.

Kegiatan bakti sosial yang digelar di DPP Golkar, Slipi, Jakarta Barat itu merupakan rangkaian aksi sosial kepengurusan baru IIPG yang dikukuhkan Selasa (13/2). Melalui kegiatan itu, IIPG memfasilitasi tes IVA bagi 500 warga di sekitar DPP Golkar. 

Ketua Umum IIPG Yanti Airlangga dalam sambutannya mengatakan, perempuan sangat rentan terhadap penyakit kanker, terutama kanker serviks atau mulut rahim. Menurutnya, penderita kanker serviks di Indonesia sudah mencapai 21 ribu kasus per tahun.

"Di Indonesia, penyakit ini telah menyumbang kematian yang cukup besar. Ini memprihatinkan bukan," ujar istri Ketua Umum Golkar Airlangga Hartarto itu.

Kanker serviks merupakan salah satu penyakit yang paling ditakuti kaum perempuan. Berdasar data yang ada, dari total populasi penderita kanker di Indonesia, sepertiganya adalah penderita kanker serviks. 

Yanto lantas mengutip data Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) tentang kanker serviks yang setiap tahun merenggut jiwa ribuan perempuan. Karena itu, kanker serviks menempati peringkat teratas sebagai penyebab kematian perempuan.

Yanti menambahkan, melalui kegiatan bertema Sehat Bersama Golkar itu, IIPG hendak mengingatkan kaum perempuan tentang bahaya kanker serviks. IIPG juga mengimbau warga yang mengikuti tes IVA untuk senantiasa memeriksakan diri sebagai upaya deteksi dini dan pencegahan. 

Lebih lanjut Yanti mengatakan, kanker serviks dapat dicegah dengan melakukan antisipasi sejak dini melalui tes IVA. Sayangnya, lanjut Yanti, sebagian besar penderita kanker serviks baru menyadari saat kondisinya sudah parah.

Perempuan sangat rentan terhadap penyakit kanker, terutama kanker serviks. Penderita kanker serviks di Indonesia mencapai 21 ribu kasus per tahun.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News