Ikhtiar BAKTI Kominfo Memeratakan Internet Lewat Satelit Satria-1

Ikhtiar BAKTI Kominfo Memeratakan Internet Lewat Satelit Satria-1
Forum Media Update yang diselenggarakan BAKTI Kominfo, Senin (31/7). Foto: Dok. BAKTI Kominfo

“SATRIA-1 menggunakan teknologi High Thoughput Satellite (VHTS) yang baru, rumit, dan kompleks sehingga risiko kemungkinan munculnya masalah dalam pembangunan maupun operasional SATRIA-1 cukup tinggi. Berkaitan hal tersebut dalam memitigasi segala risiko SATRA-1, maka BAKTI Kominfo memberikan solusi menyediakan Hot Backup Satellite,” ujar Aradea dalam forum Media Update yang diselenggarakan BAKTI Kominfo, Senin (31/7).

Aradea mengungkapkan untuk tahun 2023 BAKTI Kominfo mengusulkan 163.356 lokasi layanan akses internet. Dari jumlah sekian banyak itu, kata Aradea, telah 14.360 jumlah lokasi telah terlayani akses internet. Tersisa 63 persen atau 91.166 lokasi lagi belum ter-cover BTS 4G yang bertransmisi fiber optik.

Sementara, Project Manager SATRIA-1 PT Pasifik Satelit Nusantara Nia Asmady menyampaikan SATRIA-1 masih dalam masa orbit raising sampai November 2023.

Nantinya, lanjut Nia, setelah sampai di orbit 146E akan uji coba akhir untuk sistem payload (in-orbit testing) dan juga sistem keseluruhan (end-to-End Testing) sebelum masa operasi.

“Tidak mudah dan butuh waktu lama membuat SATRIA-1 sampai bisa meluncur pertengahan Juni lalu. Kini satelit sedang bergerak menuju orbit dengan sistem propulsi elektrik sebagai salah satu inovasi teknologi satelit terkini,” tukas Nia.

Agar SATRIA-1 bisa menjadi kebanggaan bangsa Indonesia, Nia mengemukakan bahwa harus banyak dibuka ruang kolaborasi dengan berbagai pihak, terutama kolaborasi domestik dengan vendor dan mitra usaha yang diperkuat dan sinerginya.

Sementara itu, Guru Besar FISIP Universitas Airlangga, Profesor Henri Subiakto, berpendapat bahwa SATRIA-1 akan memperkuat infrastruktur teknologi informasi dan komunikasi untuk menghapus kesenjangan akses internet dan mempercepat transformasi digital di Indonesia.

Henri menilai ketika jutaan manusia terkoneksi secara teknologi maka mereka juga terhubung secara sosial, politik, dan ekonomi. Selanjutnya, dapat terwujudlah global brain yang pada gilirannya akan membentuk collective consciousness.

Guna makin memperluas layanan akses internet di tanah air, BAKTI Kominfo terus menyusun pembangunan infrastruktur digital.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News