JPNN.com

Ikuti Jejak Suami, Istri Bos Kartel Narkoba Ditangkap di Amerika

Selasa, 23 Februari 2021 – 18:36 WIB
Ikuti Jejak Suami, Istri Bos Kartel Narkoba Ditangkap di Amerika - JPNN.com
Emma Coronel Aispuro, istri Joaquin Guzman, pengedar narkoba yang dikenal sebagai "El Chapo", tiba di Pengadilan Federal Brooklyn, untuk vonis hukuman Guzman di Brooklyn, New York, Amerika Serikat, Rabu (17/7/2019). Foto: REUTERS/Brendan McDermid/ama/cfo

jpnn.com, WASHINGTON DC - Istri Joaquin 'El Chapo’ Guzman, mantan pimpinan kartel narkoba Sinaloa Meksiko yang kini dipenjara, telah ditangkap terkait keterlibatannya dalam penyelundupan narkotika internasional. Penangkapan itu diumumkan Departemen Kehakiman Amerika Serikat.

Emma Coronel Aispuro yang berusia 31 tahun sering menghadiri persidangan suaminya dua tahun lalu dan telah ditangkap di Bandara Internasional Dulles di bagian utara Virginia. Dia dijadwalkan untuk hadir di pengadilan federal di Washington pada Selasa.

Kuasa hukum Coronel belum dapat diidentifikasi dan tidak ada keterangan jelas terkait mengapa Coronel, yang memiliki dua kewarganegaraan yakni AS dan Meksiko, berada di area Washington.

Penangkapan Coronel terjadi dua tahun setelah persidangan di Brooklyn di mana Guzman, yang kini berusia 63 tahun, dihukum karena memperdagangkan berton-ton narkoba ke Amerika Serikat sebagai pemimpin kartel Sinaloa. Jaksa penuntut di persidangan mengatakan Guzman mengumpulkan kekuasaan melalui pembunuhan dan perang dengan kartel saingan.

Dia dijatuhi hukuman penjara seumur hidup pada Juli 2019 ditambah 30 tahun, yang menurut hakim yang menjatuhkan hukuman mencerminkan tindakan "sangat jahat" Guzman.

Guzman dikirim ke ADX Florence di Colorado, penjara "Supermax" paling aman di negara itu.

Coronel didakwa pada hari Senin dalam satu tuduhan berkomplot untuk mendistribusikan heroin, kokain, marijuana dan metamfetamin untuk impor yang melanggar hukum ke Amerika Serikat.

Jaksa penuntut mengatakan Coronel juga bersekongkol untuk membantu suaminya dalam pelariannya pada Juli 2015 dari penjara Altiplano di Meksiko, ketika dia menggali terowongan sepanjang satu mil dari selnya, dan mulai merencanakan pelarian kedua setelah ditangkap oleh pihak berwenang Meksiko pada Januari 2016.

Sumber Antara

SPONSORED CONTENT

loading...
loading...