Imbas Kerusuhan di Dogiyai Papua Tengah, 4 Warga Sipil Dilaporkan Hilang

Imbas Kerusuhan di Dogiyai Papua Tengah, 4 Warga Sipil Dilaporkan Hilang
Salah satu kantor pemerintahan yang dibakar massa di Dogiyai. (ANTARA/HO/Humas Polda Papua)

jpnn.com - JAYAPURA - Sebanyak empat warga sipil dilaporkan hilang hingga kini akibat aksi kerusuhan di Kabupaten Dogiyai, Papua Tengah.

“Dari laporan terungkap ada seorang ibu dengan dua anaknya dan seorang lainnya yang dilaporkan hilang oleh keluarga,” kata Kabid Humas Polda Papua Kombes Ahmad Kamal di Jayapura, Minggu (13/11).

Aksi pembakaran diawali kasus kecelakaan lalu lintas yang menewaskan bocah berusia lima tahun NG akibat ditabrak truk.

Massa sempat melakukan pembakaran di beberapa titik, termasuk di kantor pemerintah dan rumah warga.

Minggu dini hari, massa masih melakukan pelemparan batu dan anak panah ke petugas yang berjaga-jaga.

Anggota membatas dengan mengeluarkan tembakan peringatan untuk menghalau massa agar tidak mendekat ke arah petugas.

Tercatat tiga orang terluka termasuk dua anggota Polres Dogiyai.

"Belum bisa dipastikan berapa besar kerugian akibat amuk massa karena rumah warga yang dibakar sekitar 80 an rumah petak dan dua truk, " ungkap Kombes Kamal.

Sebanyak empat warga sipil dilaporkan hilang imbas kerusuhan di Dogiyai, Papua Tengah.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News