Senin, 17 Juni 2019 – 17:43 WIB

India Desak Pakistan Serahkan Tersangka Teror

Rabu, 03 Desember 2008 – 05:50 WIB
India Desak Pakistan Serahkan Tersangka Teror - JPNN.COM

MUMBAI – Teror Mumbai membuat pemerintah India lebih waspada. Tidak mau kecolongan lagi, pemerintahan Perdana Menteri (PM) Manmohan Singh merilis daftar teroris most wanted. Yakin ada keterlibatan Pakistan, India pun mendesak negara tetangganya itu segera menyerahkan para teroris yang menjadi buron itu.

Daftar 20 teroris yang paling diburu India itu diserahkan kepada High Commissioner Pakistan pada Senin (1/12) malam. ”Buron nomor wahid India juga tercantum dalam daftar tersebut,” ujar Menteri Luar Negeri Pranab Mukherjee dalam wawancara dengan The Associated Press kemarin (3/12). Sambil menyerahkan daftar buron itu, New Delhi juga minta Islamabad segera mengambil langkah tegas.

Sementara, interogasi terhadap Ajmal Qasab, satu-satunya tersangka teror yang selamat dalam baku tembak dengan pasukan India, terus berjalan. Kepada penyidik dari Kepolisian Mumbai, tersangka tersebut mengatakan bahwa dia dan sembilan pelaku yang lain memang mendapatkan pelatihan khusus. Selama berbulan-bulan, mereka dididik di kamp-kamp milik militan Lashkar-e-Taiba di Pakistan.

Berdasar keterangan tersangka, pemerintahan Singh pun lantas mendesak pemerintah Pakistan segera menyerahkan para buron. New Delhi yakin, ke-20 buron yang mereka cari selama ini bersembunyi di Pakistan. Termasuk Dawwod Ibrahim, buron paling dicari pemerintah India. Pentolan gangster India itu dipercaya sebagai otak teror bom di Mumbai pada 1993 lalu.      

Sebelumnya, tudingan yang sama juga dilayangkan pemerintah India ke Pakistan. Tapi, saat itu, pemerintah Pakistan membantah keras-keras tuduhan itu. Mereka menegaskan bahwa buron-buron India itu tidak ada di wilayah mereka. Kendati demikian, setelah menerima daftar buron yang baru Senin (1/12) malam, pemerintah Pakistan menyatakan kesanggupannya untuk membantu India. ”Kita harus berusaha sekuat tenaga mengurangi konflik dan mengutamakan kedamaian regional,” tandas Menteri Informasi Pakistan Sherry Rehman.

Kesungguhan Pakistan itu juga diungkapkan Menteri Luar Negeri Shah Mehmood Qureshi. Dia bahkan menawarkan mekanisme investigasi bersama kepada India. Namun, dia sama sekali tidak menyinggung tentang permintaan India untuk menyerahkan para pelaku teror. Sementara itu, Singh mengimbau militer India untuk lebih meningkatkan kewaspadaan mereka. Berpijak pada kenyataan bahwa teroris asal Pakistan itu masuk ke India lewat jalur laut, New Delhi segera memerintahkan maritim berbenah. Demikian juga pasukan udara Negeri Sungai Gangga tersebut.

Namun, peningkatan keamanan dan pertahanan militer itu sama sekali tidak mengarah pada konflik bersenjata dengan Pakistan. ”Tidak ada yang membicarakan aksi militer,” tandas Mukherjee seperti dikutip Agence France-Presse. Dia berusaha meredam ketegangan yang tercipta antara pemerintahan dua negara setelah teror yang menewaskan sekitar 195 orang tersebut. (hep)
SHARES
Sponsored Content
loading...
loading...
Komentar