JPNN.com

Informasi Penting untuk CPNS Hasil Rekrutmen 2018

Kamis, 10 Januari 2019 – 07:25 WIB Informasi Penting untuk CPNS Hasil Rekrutmen 2018 - JPNN.com

jpnn.com, PONTIANAK - Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono menegaskan, pihaknya tak akan memberikan izin pindah bagi CPNS hasil rekrutmen 2018.

"Jadi dak boleh pindah, itu harus ada persetujuan dari kita, kita tidak akan izinkan," tegasnya di hadapan CPNS di lingkungan Pemkot Pontianak hasil seleksi 2018, yang sengaja dikumpulkan untuk mendapat pengarahan di Aula Sultan Syarif Abdurrahman Alkadrie Wali Kota Pontianak, Selasa (8/1).

Edi berharap, mereka menjadi PNS yang profesional. Mampu melayani sesuai bidangnya. "Karena mereka ini menjadi tumpuan Pemerintah Kota Pontianak," katanya.

Menurutnya, seleksi CPNS tentu sangat menegangkan. Hampir 5.000 pelamar hanya merebutkan 233 formasi. Namun yang ditetapkan hanya 228 formasi. Karena ada lima formasi yang tidak tersisi. Diantaranya formasi anestesi. "Kita minta mereka untuk serius dan menyesuaikan dengan zaman. Yaitu jadi ASN milenial," pesannya.

Usai memberikan arahan kepada ratusan CPNS baru tersebut, Edi langsung mengajak swafoto. "Yok kita selfie," ajaknya.

Seketika ajakan untuk berselfie itu langsung diterima para CPNS. Edi mengeluarkan android dari sakunya dan para CPNS langsung bersiap-siap dengan gayanya masing-masing.

Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Pontianak, Multi Juto Bhatarendro menuturkan, lima formasi yang tidak terpenuhi diantaranya dari jalur cumlaude. Tapi dia yakin ada pilihan lain yang lebih menjanjikan. Sehingga formasi tersebut tidak ada pelamarnya. "Lalu pranata anestesi, kita inginnya D3, tapi yang ditetapkan D4," jelasnya.

Dijelaskan dia, untuk pranata anestesi D4, hanya satu perguruan tinggi yang meluluskannya. Akhirnya formasi tersebut tidak ada yang mendaftar. Hanya formasi D-3 tetap mendaftar. "Sebetulnya terisi, tapi kita inginnya lebih banyak yang pranata anestesi," ujarnya.

SPONSORED CONTENT

loading...
loading...