Ini Bahaya Tinta Tato untuk Kesehatan

Ini Bahaya Tinta Tato untuk Kesehatan
Sophia Latjuba dengan tato berbahasa Arab. Foto: Kolase by jpnn

Namun, ada laporan bahwa tinta merah menyebabkan reaksi alergi yang serius, termasuk lecet, bercak bersisik, dan keluarnya cairan berair yang disertai dengan rasa sakit yang serius, kemerahan atau gatal-gatal, kesulitan bernapas atau jantung berdetak kencang.

Penggunaan tinta kuning juga bisa menyebabkan efek yang tidak diinginkan. Ini bisa meningkatkan sensitivitas kulit terhadap matahari, yang bisa menyebabkan iritasi.

Dengan tinta yang salah, orang juga bisa mendapatkan neurodermatitis. Kondisi ini menyebabkan seluruh tato menggelembung dan menjadi seperti "kulit tebal dan kasar."

Jika Anda memiliki gen untuk psoriasis, Anda harus memikirkan kembali impian Anda untuk mengabadikan sesuatu yang Anda sukai di kulit Anda. Dermatologis mengatakan bahwa tato bisa memicu perkembangan penyakit.

Sayangnya, tidak ada metode atau alat yang tersedia yang bisa membantu orang memprediksi jika mereka akan memiliki reaksi alergi terhadap tato.

Dermatologis hanya merekomendasikan mendapatkan tes tato yang sangat kecil untuk melihat bagaimana kulit akan merespons tinta.

"Anda mungkin benar-benar normal, benar-benar sehat, tetapi mungkin ada sesuatu tentang pigmen merah yang tidak disukai tubuh Anda," pungkas Crystal Aguh, asisten profesor dermatologi di Fakultas Kedokteran Universitas Johns Hopkins. (fny/jpnn)

Pakar kesehatan mengatakan tato bisa memicu reaksi alergi, yang bisa menyebabkan komplikasi kecil dan bahkan serius.


Redaktur & Reporter : Fany

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News