Ini Bukan Menakut-nakuti, Begini Reaksi Setelah Vaksin Moderna

Ini Bukan Menakut-nakuti, Begini Reaksi Setelah Vaksin Moderna
Ilustrasi - Gerai Vaksin PT KAI Commuter di Stasiun Jakarta Kota, Rabu (28/7/2021). PT KAI Commuter menambah lokasi gerai vaksinasi guna memudahkan para penumpang dan warga sekitar stasiun mendapatkan vaksin. Foto: Ricardo/jpnn.com

jpnn.com, JAKARTA - Praktisi kesehatan dari Universitas Gadjah Mada dr. Muhamad Fajri Adda'i memaparkan reaksi yang mungkin dialami seseorang setelah mendapatkan Vaksin COVID-19 merek Moderna.

Sukarelawan COVID-19 ini menyebut penjelasannya bukan untuk menakut-nakuti. Namun untuk memberi penjelasan secara umum.

Vaksin Moderna rencananya digunakan untuk rakyat Indonesia dan secara khusus digunakan sebagai booster suntikan bagi para tenaga kesehatan di Tanah Air.

"Ini bukan menakut-nakuti namun memberikan pemahaman yang baik terhadap reaksi vaksinasi."

"Setiap orang memiliki reaksi yang berbeda, jadi tidak bisa disamaratakan," ujar Fajri melalui pesan elektroniknya, dikutip Minggu (8/8).

Data studi yang dipublikasikan dalam jurnal JAMA pada 5 April 2021 memperlihatkan ada sekitar 2 juta orang di Amerika Serikat yang disuntik Moderna.

Dari jumlah tersebut 70 persen di antaranya akan merasa nyeri.

Lalu sebanyak 7,4 persen mengalami kemerahan, bengkak (13,6 persen) dan gejala sistemik 51,7 persen.

Ini bukan menakut-nakuti, praktisi kesehatan menjelaskan reaksi setelah mendapatkan vaksin Moderna.

Sumber ANTARA

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News