Ini Keluhan Hulman Sitorus Sebelum Menghembuskan Napas Terakhir

Ini Keluhan Hulman Sitorus Sebelum Menghembuskan Napas Terakhir
Suasana rumah duka Hulman Sitorus dipadati pelayat dan sanak keluarga, Kamis (8/12). Foto: DHEV BAKKARA/METRO SIANTAR/JPNN.com

“Kami ajak bapak ke rumah sakit, tapi bapak bilang badannya sudah sulit digerakkan. Bapak bilang besok pagi aja langsung ke Penang,” jelasnya.

Sekira pukul 02.30 WIB, Hulman kembali mengeluh sakit di dadanya. Bahkan, saat itu dia langsung muntah-muntah dan tak bisa bergerak lagi.

“Bapak muntah-muntah, keluar semua air, langsung merah matanya, nggak bisa lagi bergerak. Langsung kuhidupkan mobil dan kami bawa bapak. Waktu di mobil, badannya sudah dingin,” katanya, seperti diberitakan Metro Siantar.com (Jawa Pos Group).

Melihat hal itu, kerabat Hulman yang ikut di dalam mobil sempat berupaya memompa jantung Hulman Sitorus sembari membawanya ke Rumah Sakit Vita Insani.

“Langsung kami larikan dan dipompa di mobil,” jelasnya.

Sayangnya, hanya beberapa saat dirawat, Hulman menghembuskan napas terakhirnya.

“Baru kali ini dikeluhkan dadanya sakit. Selama ini cuma sinus sama kolesterol,” kata Rizki yang masih tak percaya ayahnya telah pergi. (MS/sam/jpnn)

 


SIANTAR – Hulman Sitorus meninggal dunia. Sebelum meninggal, mantan walikota Siantar (2000-2015) itu sempat mengeluhkan rasa sakit di dadanya.


Redaktur & Reporter : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News