Inilah Bukti jadi Polisi tak Perlu Uang Sogokan

Inilah Bukti jadi Polisi tak Perlu Uang Sogokan
Sulaiman Kurdi (kiri) dan Kapolda Kalsel Brigadir Jendral Polisi Rachmat Mulyana. Foto: SUTRISNO/RADAR BANJARMASIN/JPNN.com

jpnn.com - Sulaiman Kurdi, 21, berhasil lulus menjadi anggota polri. Orang tuanya seorang petani yang tergolong tak mampu secara ekonomi.

SUTRISNO, Banjarbaru

Sulaiman Kurdi, Selasa (6/3), berdiri gagah bersama 198 temannya saat mengikuti upacara penutupan pendidikan pembentukan l Brigadir Polri TA 2017/2018 di Sekolah Polisi Negara, Polda Kalsel, Banjarbaru.

Tak ada yang menyangka, bahwa pria asli Kotabaru yang ikut dilantik menjadi bintara tersebut hanyalah seorang anak petani.

Sosoknya diperkenalkan Kepala Kepolisian Daerah Kalimantan Selatan Brigadir Jendral Polisi Rachmat Mulyana, usai upacara.

Sulaiman Kurdi mengaku menghadapi jalan yang berliku untuk bisa menjadi polisi. "Saya tahun 2014 sudah mendaftar dan tidak lulus," katanya.

Karena tak lulus seleksi, dia memutuskan untuk merantau ke Batulicin, Tanah Bumbu.

Di sana anak pasangan Salindri dan Erni ini bekerja sebagai pembantu rumah tangga. "Sekitar tahun 2016, saya kemudian ke Banjarmasin. Di sana saya berjualan nasi pecel di Pelabuhan Trisakti," ujarnya.

Sulaiman Kurdi, anak seorang petani dan pernah berjualan pecel, berhasil lulus menjadi anggota polri.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News