Inilah Langkah Strategis Kementan Mengatasi Masalah Pangan

Inilah Langkah Strategis Kementan Mengatasi Masalah Pangan
Mentan Sapa Petani Penyuluh Pertanian (MSPP) volume 04, bertemakan Kebijakan dan Program Direktorat Jenderal Hortikultura 2024. Foto: tangkapan layar dokkementan

Pada acara Mentan Sapa Petani Penyuluh Pertanian (MSPP) volume 04, bertemakan "Kebijakan dan Program Direktorat Jenderal Hortikultura Tahun 2024", Jumat (26/1), Direktur Perlindungan Hortikultura, Jekvy Hendra menjelaskan tentang arah kebijakan pembangunan hortikultura.

Di antaranya:

  • Meningkatkan daya saing hortikultura melalui peningkatan produksi
  • Produktivitas
  • Akses pasar
  • Peningkatan nilai tambah didukung sistem pertanian modern yang ramah lingkungan.

"Kegiatan utama Direktorat Jenderal Hortikultura di antaranya, yaitu Kampung Hortikultura, UMKM Hortikultura dan Jaminan Mutu, Produksi Benih Umbi Hortikultura dan Pengendalian OPT serta Penanganan Dampak Perubahan Iklim atau DPI," tuturnya.

Jekvy menambahkan bahwa langkah penumbuhan UMKM Hortikultura di antaranya memfasilitasi sarana dan prasarana pascapanen dan pengolahan, meningkatkan diversifikasi hasil olahan untuk meningkatkan nilai tambah hortikultura.

Selain ada juga kemitraan dengan stakeholder untuk penumbuhan UMKM hortikultura dan meningkatkan kapabilitas melalui bimbingan teknis serta promosi pemasaran produk olahan hortikultura.

Kampung Hortikultura sendiri merupakan Program Kementan yang bertujuan untuk membangun sektor pertanian yang lebih baik lagi.

“Ini bagian dari strategi pemerintah dalam upaya pengembangan kampung hortikultura," tutur Jekvy.

Program kampung hortikultura tak hanya bibit saja melainkan juga ada sarana dan prasarana pendukung lainnya yang dibagikan, seperti pupuk cair dan pupuk anorganik.

mengatakan bahwa ekosistem pangan nasional bukan hanya diarahkan untuk memenuhi kebutuhan pangan nasional saja.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News