Inilah Penjelasan tentang Aliran Sesat yang Tak Wajibkan Salat dan Baca Alquran

Inilah Penjelasan tentang Aliran Sesat yang Tak Wajibkan Salat dan Baca Alquran
Ilustrasi umat muslim di Riau. Foto : Riski Maruto/Antara Foto

jpnn.com, PEKANBARU - Majelis Ulama Indonesia (MUI) cabang Riau mengimbau kepada masyarakat muslim agar waspada dengan adanya informasi penyebaran ajaran sesat tentang Islam di wilayah tersebut.

Aliran kepercayaan itu menyesatkan karena tidak mewajibkan salat wajib serta membaca Alquran.

"MUI sudah keluarkan fatwa 10 aliran sesat. Salah satunya ajaran Islam tapi tidak wajib shalat. Itu jelas menyimpang," kata Sekretaris MUI Riau Zulhusni Domo di Pekanbaru

Untuk itu, dia pun meminta kepada masyarakat agar lebih hati-hati apabila menerima ajaran menyimpang tersebut dan tidak sungkan melaporkan kepada pihak berwajib.

Sebelumnya, Kota Pekanbaru dikejutkan dengan keberadaan adanya ajaran menyimpang. Aliran sesat itu bernama Ilmu Pelindung Kehidupan.

Penganutnya mengaku beragama Islam, tetapi mereka menyatakan diri tidak harus melakukan salat wajib dan membaca kitab suci Alquran.

Aliran sesat itu dilaporkan oleh masyarakat ke pemerintah. Saat ini intelijen Kejaksaan Negeri Pekanbaru yang tergabung dalam tim pengawasan aliran kepercayaan masyarakat dan aliran kepercayaan (Pakem) tengah melakukan penyelidikan.

Selain meminta masyarakat waspada, MUI Riau juga meminta kepada pihak terkait untuk melakukan penindakan.

Masyarakat muslim diminta waspada terhadap ajaran sesat yang menyimpang dari agama Islam di Kota Pekanbaru.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News