Inilah Peran Sapri dan Ardi dalam Kasus Pembunuhan Anggota TNI Pratu Sahdi

Inilah Peran Sapri dan Ardi dalam Kasus Pembunuhan Anggota TNI Pratu Sahdi
Dirkrimum Polda Metro Jaya Kombes Tubagus Ade Hidayat saat menejelaskan kasus pengeroyokan yang menewaskan anggota TNI AD di Polda Metro Jaya, Selasa (18/1). Foto: Fransiskus Adryanto Pratama/JPNN.com

jpnn.com, JAKARTA - Satu per satu pelaku pengeroyokan terhadap anggota TNI AD Pratu Sahdi diringkus petugas Polda Metro Jaya.

Diketahui, Pratu Sahdi tewas setelah ditusuk pelaku Burhanudin dalam insiden yang terjadi di Jalan Pluit Selatan Raya, Penjaringan, Jakarta Utara, Minggu (16/1) pukul 03.00 WIB.

Korban ditusuk menggunakan pisau. Setelah kejadian itu, Burhanudin sempat kabur sampai akhirnya ditangkap saat bekerja di dermaga Pelabuhan Muara Baru, Jakarta Utara, Rabu (19/1).

"Sudah (kami) amankan barang bukti pisau," kata Dirkrimum Polda Metro Jaya Kombes Tubagus Ade Hidayat pada Kamis (20/1).

Menurut Kombes Tubagus, pisau yang digunakan penusuk anggota TNI AD itu ternyata disimpan oleh Burhanudin.

Setelah diinterogasi penyidik, tersangka lantas memberi pengakuan soal lokasi penyimpanan senjata tajam itu kepada polisi.

"Pelaku menunjukkan di mana disimpannya dan (pisau) itu sudah dikuasai penyidik," ucap mantan Kasubdit III Dittipidsiber Bareskrim Polri itu.

Selain Burhanudin, polisi juga telah menangkap dua pelaku lain yang sempat jadi buronan.

Satu per satu pelaku pengeroyokan terhadap anggota TNI AD Pratu Sahdi diringkus polisi. Ini peran para pelaku.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News