Innalillahi, Kecelakaan di Pantura, 10 Meninggal Dunia

 Innalillahi, Kecelakaan di Pantura, 10 Meninggal Dunia
Kecelakaan di jalur Pantura Probolinggo, setelah bus Antar Kota Antar Provinsi sarat penumpang bertabrakan dengan truk sarat muatan pupuk. Foto Farid Fahlevi/Pojok Pitu/JPNN.com

jpnn.com, PASURUAN - Kecelakaan lalu lintas di Desa Curahsawo Kecamatan Gending Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur tak terhindarkan. Kecelakan yang melibatkan truk dan bus ini mengakibatkan 10 tewas.

Pojok Pitu (Jawa Pos Group) melaporkan, peristiwa ini terjadi sekira jam 02.30 WIB, Jumat (14/7) dini hari.

Saat ini, Unit Lakalantas Polres Probolinggo dan Ditlantas Polda Jawa Timur diterjunkan untuk melakukan penyelidikan.

Dugaan kuat penyebab adalah human error karena sopir bus ugal-ugalan saat mengemudikan kendaraannya.

"Penyelidikan sengaja dilakukan, sebab kondisi jalan yang bergelombang dan lebar hanya sekitar 8 meter. Seharusnya kendaraan tidak bisa melaju kencang, ditambah TKP kecelakaan tepat di tikungan," kata Kapolres Probolinggo AKBP Arman Asmara Syarifuddin.

Dari data sementara, 1 penumpang warga Austria bernama Manuel jenis kelamin laki laki meninggal dalam kecelakaan tersebut. Sementara empat korban meninggal dunia lainnya sudah teridenfitkasi. Untuk lima lainnya belum diketahui nama-namanya.

Menurut AKBP Arman Asmara Syarifuddin, berdasarkan beberapa saksi, sejak dari Banyuwangi sopir bus Medali Mas ugal ugalan saat mengemudikan kendaraannya.

"Hingga Jumat siang korban meninggal masih disemayamkan di Kamar Mayat Rumah Sakit Dokter Mohamad Saleh, Kota Probolinggo," kata AKBP Arman Asmara Syarifuddin .

Kecelakaan lalu lintas di Desa Curahsawo Kecamatan Gending Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur tak terhindarkan. Kecelakan yang melibatkan truk dan

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News