JPNN.com

Intan Fauzi: Alhamdullilah, Revovasi 1.500 Unit Rumah Tidak Layak Huni di Bekasi dan Depok Terwujud

Sabtu, 13 April 2019 – 23:59 WIB Intan Fauzi: Alhamdullilah, Revovasi 1.500 Unit Rumah Tidak Layak Huni di Bekasi dan Depok Terwujud - JPNN.com

jpnn.com, JAKARTA - Anggota Komisi V DPR RI, Hj Intan Fauzi menyaksikan seran terima program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) berupa renovasi untuk 1.500 unit rumah tidak layak huni (Rutilahu) di Kota Bekasi dan Kota Depok, Jawa Barat, Sabtu (13/4).

Bantuan renovasi tersebut merupakan bagian dari program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kementerian PUPR) dilaksanakan pada April 2019 ini.

“Alhamdulillah, untuk tahun anggaran 2019 ini, pemerintah lewat Kementerian PUPR menyetujui usulan program hasil aspirasi rakyat sebesar 1.500 Unit Rumah,” ujar Intan saat serah terima secara simbolis bantuan BSPS kepada masyarakat Depok di Hall Pesona Kahyangan, Jalan Raya Margonda, Kota Depok, Sabtu (13/4).

Menurut Wakil Rakyat Dapil Jabar VI ini, dari jumlah 1.500 Unit Rumah ini akan didistribusikan secara merata ke Kota Depok dan Kota Bekasi yakni 750 unit rumah untuk Kota Depok dan 750 Unit Rumah Untuk Kota Bekasi.

Berdasarkan hasil verifikasi Tenaga Fasilissator Lapangan (TFL), baru 481 unit data rumah di Kota Depok yang berhasil diverifikasi pada termin pertama ini. Sementara sisanya, akan diverifikasi pada termin kedua.

“Dan di Kota Depok ini, bantuan rumah ini menyebar 8 Kecamatan dan 16 Kelurahan,” imbuhnya.
Sementara itu, Kota Bekasi mendapatkan bantuan 420 Unit rumah yang berhasil diverifikasi pada termin pertama ini. Sementara sisanya, akan diverifikasi pada termin kedua.

“Adapun bantuan rumah ini tersebar di 6 Kecamatan dan 15 Kelurahan di Kota Bekasi,” jelasnya.
Caleg PAN ini menegaskan, calon penerima manfaat dari program Rutilahu ini melewati proses verifikasi terlebih dahulu.

Karena itu, Intan memastikan, tidak ada praktek KKN dalam penentuan penerima manfaat ini.

SPONSORED CONTENT

loading...
loading...