JPNN.com

IPM Daerah Naik, Pemerintah Tambah DAU

Selasa, 04 November 2008 – 16:19 WIB
IPM Daerah Naik, Pemerintah Tambah DAU - JPNN.com
IPM Daerah Naik, Pemerintah Tambah DAU
JAKARTA—Rangsangan jitu dikeluarkan pemerintah pusat untuk daerah yang berhasil menaikkan indeks pembangunan manusia (IPM). Jika IPM setiap daerah bisa naik terhitung 2009, maka pemerintah pusat akan memberikan insentif berupa penambahan alokasi dana alokasi umum (DAU).

Menurut Dirjen Perimbangan Keuangan Departemen Keuangan (Depkeu) Mardiasmo, pemberian insentif pada daerah karena indikator IPM adalah inflasi, pertumbuhan ekonomi, pengangguran serta kemiskinan. Selain itu kenaikan PAD dari tax ratio. "Jika IPM dan tax ratio naik, pemerintah akan mengaitkan kedua hal itu dengan Indeks Kemahalan Konsumsi (IKK) untuk menentukan formula DAU. Karena  setiap IKK masing-masing daerah berbeda, contohnya Aceh dan Yogyakarta,'' ujar Mardiasmo di sela-sela seminar Perkuatan Perekonomian Daerah Dalam Rangka Mengantisipasi Krisis Finansial Global di Gedung Bappenas, Senin (3/11).

Ditambahkannya, kebijakan tersebut sudah disetujui DPR juga. Namun, saat ini pemerintah belum membahas bentuk dan besaran insentif yang akan diberikan. "Pemberian insentif ini untuk memacu daerah menghadapi naik turunnyatransfer dana ke daerah. Sebab hingga kini besaran transfer dana ke daerah selalu berubah seiring fluktuasi harga minyak dunia," tegasnya. Menyangkut penyaluran dana perimbangan, lanjut Mardiasmo, pemerintah lebih menfokuskan pada penyaluran Dana Alokasi Khusus (DAK). Karena itu pemerintah telah menyiapkan Surat Edaran Bersama (SEB) tentang monitoring dan evaluasi penggunaan DAK.

''SEB itu sudah selesai, sudah ke Menkeu, tinggal ditandatangani Menkeu, Kepala Bappenas, dan Mendagri,'' ucapnya. Berbeda dengan DAU, penyerapan DAK 2008, terbilang lamban. Selama empat tahap, DAK yang terserap 53,94 persen. Realisasi penyaluran sampai 3 November 2008 hanya Rp 11,43 triliun dari pagu anggaran DAK sebesar Rp 21,2 triliun. Dengan demikian sisa dana yang belum disalurkan ke daerah Rp 9,7 triliun. "Jika sampai akhir Desember proyek belum selesai, DAK akan hangus,'' cetusnya. (esy)

SPONSORED CONTENT

loading...
loading...
lev