Irjen M Fadil Sangat Sayang dengan Surabaya dan Jatim, Tak Terima Daerah Itu Dirusak, Ada Akibatnya

Irjen M Fadil Sangat Sayang dengan Surabaya dan Jatim, Tak Terima Daerah Itu Dirusak, Ada Akibatnya
Kapolda Jatim Irjen P M Fadil Imran (tengah) saat memimpin prosesi pelepasan terhadap ratusan demonstran tolak UU Cipta Kerja di Mapolda setempat di Surabaya, Jumat (9/10). Foto: ANTARA/HO-Polda Jatim

"Adik-adik pelajar, mahasiswa dan teman-teman buruh yang kemarin unjuk rasa, akan saya pulangkan. Saya ingin mengedukasi. Silakan menyampaikan aspirasi, pendapat, kami polisi akan mengawal," katanya.

Meski begitu, Fadil menegaskan pihaknya tidak akan menoleransi siapapun yang melakukan tindakan anarkis, seperti membakar fasilitas umum, merusak kendaraan milik Polri maupun masyarakat.

"Bagi mereka yang anarkis akan kami proses. Ini sebagai pembelajaran agar tak ada lagi kasus serupa," kata jenderal polisi bintang dua tersebut.

Kapolda juga menyampaikan bahwa pelaku bukan berasal dari kalangan pelajar, mahasiswa maupun buruh, tapi orang yang secara sengaja berniat melakukan perusakan.

"Saya sangat sayang dengan Kota Surabaya, dengan Jawa Timur. Saya kira semua tidak ingin kota yang indah ini dirusak orang-orang tak bertanggung jawab. Saya titip adik-adik kepada bapak-bapak keluarganya. Nanti setelah sampai di rumah, nuwun sewu tolong dinasihati supaya lain kali kalau diajak unjuk rasa dan tidak jelas, tidak usah ikut," katanya. (antara/jpnn)

Simak! Video Pilihan Redaksi:

Kapolda Jatim Irjen Pol M Fadil Imran tidak akan menoleransi siapapun yang melakukan tindakan anarkistis.


Redaktur & Reporter : Rah Mahatma Sakti

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News