Iswadi, Napi Korban Penganiayaan Dari Terduga Petugas Lapas

Iswadi, Napi Korban Penganiayaan Dari Terduga Petugas Lapas
Iswadi Mochtar, korban penganiayaan menunjukkan luka di badannya akibat dianiaya petugas Lapas kelas IIA Ternate. Korban telah membuah laporan di Polres Ternate. Foto: Malut Post/JPNN.com

Sementara, Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas), Slamet yang dikonfirmasi di rumah dinasnya kemarin (29/11) mengatakan dirinya menyerahkan sepenuhnya kasus tersebut kepada pihak kepolisian. Pasalnya, kasus itu sudah dilaporkan ke pihak kepolisian Polsek Pulau Ternate.

“Kalau sudah ada laporan ke polisi, biar nanti polisi yang menangani, karena ini sudah kewenangan polisi,” kata Slamet.

Meski begitu, ia mengaku belum mengetahui secara pasti tentang peristiwa tersebut. Oknum petugas yang diduga melakukan pemukulan tersebut juga belum dipanggil untuk dimintai klarifikasi.

“Nanti polisi saja yang tangani. Dan sanksi untuk oknum pegawai itu nanti dilihat perkembangan kasus hukumnya,” tuturnya.

Slamet menyatakan, sejauh ini, pihaknya belum menangani masalah tersebut secara kedinasan. Pasalnya, belum ada laporan aduan secara tertulis dari pihak keluarga.

“Kalau ada laporan tertulis dari keluarga korban maka kami akan tindaklanjuti itu secara kedinasan. Dan kalau memang, oknum pegawai itu terbukti secara hukum maka otomatis ada sanksi secara kedinasan, bisa saja dia dimutasi atau diturunkan pangkatnya, namun tergantung dari hasil hukumnya dan tingkat kesalahannya,” tutupnya.(cr-04/lex)


Ada faktor lain lagi sehingga adik saya dipukul. Faktor lainnya itu karena oknum petugas tersebut berselingkuh dengan istri korban.


Redaktur & Reporter : Friederich

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News