Jadi Kambing Hitam Kekalahan Auxerre

Jadi Kambing Hitam Kekalahan Auxerre
Jadi Kambing Hitam Kekalahan Auxerre

KORPS
pengadil menjadi sorotan saat AJ Auxerre menjamu Real Madrid dini hari kemarin. Kubu tuan rumah tidak puas dengan kinerja tim wasit yang dipimpin Claus Bo Larsen tersebut. Mereka dianggap membiarkan aksi handball Sergio Ramos yang akhirnya berbuah gol semata wayang Real.

   

Gol Real dicetak Angel di Maria setelah memanfaatkan umpan panjang Alvaro Arbeloa dari sisi kanan. Nah, sebelum sampai ke kaki Arbeloa, bola lebih dulu dikuasai Ramos. Defender 24 tahun itu sempat mengontrol bola dengan tangan sebelum melempar passing ke arah Arbeloa. Namun, insiden itu luput dari pandangan Larsen, sehingga Auxerre tidak mendapat hadiah freekick.

   

"Di lapangan ada lima staf wasit, sayang sekali tak satu pun yang menangkap insiden handball tersebut," keluh Jean Fernandez, pelatih Auxerre, kepada AFP. "Jika wasit melihat apa yang dilakukan Ramos, mestinya pertandingan dihentikan untuk memberi kami tendangan bebas. Gol Real juga tidak akan terjadi," tambahnya.

   

Defender Stephane Grichting menyatakan, ketika laga memasuki sepuluh menit terakhir, intensitasnya memang meningkat. Permainan juga makin cepat karena kedua tim sama-sama mengejar gol. Alhasil, ada beberapa kejadian di lapangan yang dilewatkan wasit. Menurut Gritching, para pemain Real sejatinya mengetahui handball Ramos, namun dengan sengaja mengabaikannya.

KORPS pengadil menjadi sorotan saat AJ Auxerre menjamu Real Madrid dini hari kemarin. Kubu tuan rumah tidak puas dengan kinerja tim wasit yang dipimpin

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News