Jadikan Banjir Jakarta Masalah Nasional

Jadikan Banjir Jakarta Masalah Nasional
Jadikan Banjir Jakarta Masalah Nasional
Saat ini, Pemprov DKI telah mempunyai 33 polder yang sudah beroperasi. Diantaranya Polder Rawa Buaya, Cengkareng, Muara Angke, Sunter Selatan, Jati Pulo dan Pluit. Namun keberadaan 33 polder itu dirasakan belum mencukupi dalam menangani banjir di Jakarta. Sehingga, dalam rencana jangka panjang pembangunan daerah DKI, direncanakan akan dibangun 15 polder secara bertahap. “Masih ada 15 polder yang akan dibangun di jakarta. Karena itu, sarana dan prasarana banjir belum cukup kalau 15 polder ini belum dibangun,” kata Wakil Gubernur DKI Prijanto.

Di antara 15 polder yang harus dibangun tersebut, Kapuk Poglar dengan daerah layanan (catchment area seluas 550 hektare), Jelambar Timur (100 hektare), Sunter Timur IB Utara (600 hektare), Sunter II KBN (600 hektare), Sunter Timur II Kebantenan (528 hektare), Perum Walikota (90 hektare), Marunda (2.240 hektare), Tanjungan/Tegal Alur (390 hektare), Kapuk Muara 1,2 dan 3 (220 hektare), Penjaringan  Junction (200 hektare), Kedoya Green Garden (260 hektare), Duri Kepa (80 hektare), Kali Deres (950 hektare), Sunter Timur II Pertukangan Cakung (288 hektare) serta Komplek Dewa Kembar (140 hektare). Anggaran yang akan dialokasikan untuk membantun 15 polder ini sebesar Rp 4 triliun yang secara bertahap akan dianggarkan dalam APBD DKI setiap tahunnya.(aak/aj/jpnn)
Berita Selanjutnya:
Buruh Ancam Demo Sekda

 JAKARTA -Banjir Jakarta yang sudah menjadi rutinitas setiap tahun masih akan terjadi jika pemerintah pusat tidak segera turun tangan. Hal itu


Redaktur & Reporter : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News