JPNN.com

Jamuan Buah Tropis Ala Presiden Jokowi Membuka Pintu Ekspor

Kamis, 25 Juli 2019 – 23:14 WIB Jamuan Buah Tropis Ala Presiden Jokowi Membuka Pintu Ekspor - JPNN.com

jpnn.com, JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) punya cara baru yang unik untuk menjamu tamu kenegaraannya di Istana Kepresidenan, yaitu dengan menyajikan buah tropis khas Indonesia. Manuver ini juga bisa membuka peluang ekspor hortikultura langsung ke negara tersebut.

Seperti terlihat saat Presiden Jokowi menjamu Putra Mahkota Abu Dhabi Sheikh Mohamed Bin Zayed Al Nahyan di Istana Bogor, Rabu (24/7). Sheikh Mohamed disuguhi salak dan durian saat berbincang dengan Jokowi.

Menteri Luar Negeri Retno LP Marsudi yang mendampingi Presiden Jokowi mengungkapkan, Putra Mahkota sangat terkesan dengan jamuan buah tropis tersebut. "Jadi tadi (Sheikh Mohamed) tanya 'ini apa? oh ini namanya salak'. Terus ada manggis, kemudian durian," tuturnya.

BACA JUGA: Sesuai Arahan Jokowi, Kementan Dorong Pasar Ekspor Produk Pertanian

Jamuan buah tropis ini bukanlah hal yang pertama dilakukan oleh Presiden Jokowi. Beberapa saat sebelumnya, Presiden Argentina Mauricio Macri dan Ibu Negara Juliana Awada bahkan langsung mengutarakan keinginan mereka untuk secepatnya mengimpor buah-buah dari Indonesia.

"Kami juga ingin menikmati buah-buah yang ada di Indonesia, begitu pun Indonesia dapat belajar untuk bidang teknologi pertanian dari Argentina supaya bermanfaat untuk kedua belah pihak," jelas Mauricio saat itu.

Beberapa buah tropis Indonesia yang dipastikan menjadi prioritas untuk diimpor oleh Argentina adalah buah salak, manggis, dan nanas. Jamuan ini bisa menjadi sebuah peluang ekspor yang dibuka oleh Presiden Jokowi untuk petani hortikultura Indonesia guna melebarkan sayap mereka ke pasar ekspor.

Data dari Ditjen Hortikultura Kementerian Pertanian, secara keseluruhan, kinerja ekspor buah, sayuran dan bunga-bungaan Indonesia pada 2018 cukup menggembirakan dengan kenaikan 12 persen, dengan nilai Rp 5 triliun lebih. Ekspor sayuran naik 4,8 persen, bunga 7 persen, dan buah-buahan 26,3 persen. Adapun negara tujuan ekspor mencapai 113 negara.

SPONSORED CONTENT

loading...
loading...