Jangan Paksa Tiba-Tiba Makrifat

Jangan Paksa Tiba-Tiba Makrifat
Jangan Paksa Tiba-Tiba Makrifat
Ketegangan yang diselingi gelak tawa membawa kesegaran suasana. Salah pengertian di antara PT KAI dan PT INKA bisa dihilangkan. Lalu, salaman. Sinergi bisa disepakati. Salaman lagi. Direksi PT KAI dan direksi PT INKA bersalaman berkali-kali. Pertanda banyak kesepahaman yang terjadi.

 

Banyaknya penumpang yang dari jauh melihat serangkaian salaman itu mungkin ikut terheran-heran. Saya sendiri bisa turun di stasiun Jombang dengan perasaan?lega. Lalu, bisa nyekar ke makam Gus Dur dengan hati yang lebih lapang.

 

Kalau begitu, siapa yang akan menggarap mobil nasional?

 

Jangan khawatir. Saat ini, sudah ada putra bangsa, lulusan ITB tahun 1984, yang sedang secara serius menyiapkannya. Mobil ciptaannya sudah diuji keliling kampus almamaternya. Dia memang pengusaha permesinan yang andal.

MENDIKBUD layak memberikan penghargaan kepada Wali Kota Solo Jokowi, setidaknya untuk satu hal: mempromosikan keberhasilan program kementeriannya.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News