Jangan Remehkan Limfoma Hodgkin, Akibatnya Fatal, Kenali Gejala & Penanganannya

Jangan Remehkan Limfoma Hodgkin, Akibatnya Fatal, Kenali Gejala & Penanganannya
Ketua POI Jaya Prof. Dr. Dr. dr. Ikhwan Rinaldi, Sp.PD-KHOM, M. Epid, M.Pd.Ked, FINASIM, FACP (di samping MC), Ni Made Ari Anggasari (tengah), pejuang Limfoma Hodgkin dan dr. Theresia Sandra Diah Ratih, MHA (kanan), perwakilan Tim Kerja PKKD dari Kemenkes RI. Foto dok. POI Jaya

"Jadi, makin dini limfoma hodgkin dapat dideteksi, kian cepat dapat ditangani, dan makin tepat sasaran pengobatan yang diberikan,” terang Prof. Ikhwan.

Pada kesempatan sama, Head of Patient Value Access PT. Takeda Indonesia, Shinta Caroline, berterima kasih atas kesempatan berkerja sama yang diberikan oleh POI Jaya dalam meningkatkan kesadaran tentang gejala, diagnosis, dan pengobatan limfoma Hodgkin.

Takeda berkomitmen memperkuat kerja sama dengan pihak-pihak terkait, termasuk POI dan Kementerian Kesehatan RI, dalam memastikan akses obat-obatan dan vaksin kami tersedia bagi para pasien di Indonesia, termasuk untuk limfoma Hodgkin yang pengobatan inovatifnya saat ini telah tersedia di JKN

"Kami mendorong deteksi dini dari masyarakat dan memberikan harapan kepada pasien untuk kehidupan yang lebih berkualitas,” terang Shinta.

Secara umum, harapan hidup pasien limfoma Hodgkin dalam 5 tahun setelah terdiagnosis adalah 89 persen. Komplikasi penyakit limfoma dapat mencakup penyebaran kanker ke organ lain, penurunan fungsi organ, kerusakan sumsum tulang, infeksi, efek samping pengobatan, dan masalah kesehatan mental atau emosional. 

Dalam beberapa kasus, limfoma dapat bersifat agresif dan sulit diobati, menyebabkan prognosis yang lebih buruk. Sayangnya, kebanyakan kasus limfoma Hodgkin baru terdiagnosis pada stadium lanjut.

Berdasarkan tatalaksana dari National Comprehensive Cancer Network (NCCN), beberapa jenis pengobatan Limfoma Hodgkin antara lain: Kemoterapi; Radioterapi; Imunoterapi; dan Terapi Target – yang menargetkan protein pada sel kanker yang mengendalikan pertumbuhan sel kanker, tanpa memengaruhi sel normal lain. (esy/jpnn)

Jangan meremehkan kanker Limfoma Hodgkin, akibatnya fatal, karena itu kenali gejala dan penanganannya


Redaktur : Elvi Robiatul
Reporter : Mesyia Muhammad

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News