Jangan Remehkan Limfoma Hodgkin, Akibatnya Fatal, Kenali Gejala & Penanganannya

Jangan Remehkan Limfoma Hodgkin, Akibatnya Fatal, Kenali Gejala & Penanganannya
Ketua POI Jaya Prof. Dr. Dr. dr. Ikhwan Rinaldi, Sp.PD-KHOM, M. Epid, M.Pd.Ked, FINASIM, FACP (di samping MC), Ni Made Ari Anggasari (tengah), pejuang Limfoma Hodgkin dan dr. Theresia Sandra Diah Ratih, MHA (kanan), perwakilan Tim Kerja PKKD dari Kemenkes RI. Foto dok. POI Jaya

jpnn.com, JAKARTA - Perhimpunan Onkologi Indonesia cabang Jakarta Raya (POI Jaya) ikut merayakan Hari Kanker Sedunia yang diperingati setiap 4 Februari.

Ketua POI Jaya Prof. Dr. Dr. dr. Ikhwan Rinaldi, Sp.PD-KHOM, M.Epid, M.Pd.Ked, FINASIM, FACP memaparkan kanker adalah masalah kesehatan dengan urgensi yang tinggi.

Secara global saja, kanker merupakan penyebab kematian kedua terbanyak, dengan hampir 10 juta orang meninggal setiap tahunnya. 

Untuk itu, POI Jaya secara berkelanjutan melakukan edukasi dan peningkatan kesadaran terkait penyakit kanker kepada Masyarakat.

"Perayaan tahun ini, kami bekerja sama dengan berbagai mitra dalam mengangkat tema ‘Hope, Faith, Love’, tiga hal yang sangat krusial bagi para pasien kanker dan keluarganya," kata Prof. Ikhwan dalam sambutannya dikutip Senin (5/2).

Prof. Ikhwan menambahkan bahwa dari sekian banyak kanker, limfoma hodgkin adalah kanker dengan diagnosis yang masih rendah. Penyakitnya ada, tetapi sayangnya pada banyak kasus, baru terdiagnosis setelah berada di stadium lanjut. 

Limfoma Hodgkin (LH) adalah salah satu jenis kanker yang berasal dari sel darah putih yang disebut limfosit.

Limfosit merupakan komponen sistem limfatik yang merupakan bagian dari sistem kekebalan tubuh. Menurut data Globocan tahun 2020, di Indonesia terdapat 1.188 kasus baru limfoma Hodgkin dengan kematian sebanyak 363 kasus. 

Jangan meremehkan kanker Limfoma Hodgkin, akibatnya fatal, karena itu kenali gejala dan penanganannya

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News