JPNN.com

Jaringan Kedai Berkonsep Coffee to Go Diskuupi Hadir di Surabaya

Rabu, 04 September 2019 – 16:59 WIB Jaringan Kedai Berkonsep Coffee to Go Diskuupi Hadir di Surabaya - JPNN.com
Dua penggerak Diskuupi, Wardah Nafisah dan Puteri Yulanda. Foto: diskuupi for JPNN.com

jpnn.com, SURABAYA - Jaringan kedai kopi dengan konsep coffee to go bernama Diskuupi hadir di Surabaya. Diskuupi ini dimotori oleh dua perempuan muda, Wardah Nafisah dan Puteri Yulanda.

”Bisnis kopi selama ini kan seolah-olah hanya didominasi cowok-cowok. Karena pada dasarnya kami suka kopi, lalu terpikir kenapa enggak sekalian ini dijadikan bisnis. Maka lahirlah Diskuupi,” ujar Founder dan CEO Diskuupi, Wardah Nafisah.

Wardah mengatakan, Diskuupi hadir di tiga titik di Surabaya, yaitu kawasan Nginden Semolo, Tenggilis dan Dharmawangsa. Titik pertama telah beroperasi di Nginden Semolo. ”Dua titik lainnya kami buka pekan depan. Sekarang proses finalisasi,” ujar Wardah.

Dalam waktu dekat, Diskuupi juga bakal ekspansi ke sejumlah daerah lain, seperti Jakarta, Pasuruan, Madiun, Jember, Banyuwangi, Sidoarjo, Bandung, Malang, dan Bali.

BACA JUGA: Bisnis Kedai Kopi Kian Menjanjikan, Inovasi Jadi Kunci

”Kami targetkan hingga akhir tahun ini sepuluh gerai dibuka. Tahun depan bisa tambah lagi 30 gerai. Diskuupi mengincar segmen anak-anak muda dengan harga yang affordable. Semuanya kami lakukan by research. Mulai nama, menu, sampai harga, kami riset ke target pasar,” ujar Wardah.

Dia optimistis, Diskuupi menuai respons positif dari pasar. Apalagi, pasar penggemar kopi di Tanah Air punya ruang besar untuk bertumbuh. Saat ini, konsumsi kopi per kapita di Indonesia masih rendah, hanya berkisar 1,5 kilogram per kapita/tahun. Sedangkan di negara lain seperti Jepang sudah 5 kilogram dan bahkan Filandia sebesar 12 kilogram per kapita/tahun.

”Padahal Indonesia termasuk negara produsen kopi terbesar dunia. Ada ruang pertumbuhan bisnis kopi yang masih sangat besar,” jelas Wardah.

SPONSORED CONTENT

loading...
loading...