Kamis, 21 September 2017 – 03:09 WIB

Jatim Provinsi dengan Jumlah Penduduk Miskin Terbanyak

Selasa, 18 Juli 2017 – 04:20 WIB
Jatim Provinsi dengan Jumlah Penduduk Miskin Terbanyak - JPNN.COM

Ketua Umum DPP Partai Kebangkitan Bangsa Muhaimin Iskandar di DPP PKB, Jalan Raden Saleh, Jakarta Pusat. Foto: Ken Girsang/jpnn.com

jpnn.com, JAKARTA - Data Badan Pusat Statistik (BPS) 2016 memperlihatkan jumlah penduduk miskin di Indonesia mencapai 27,76 juta jiwa. Jumlah tersebut menurut Ketua Umum DPP Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar, tersebar di seluruh Indonesia. Terutama di provinsi-provinsi berpenduduk besar.

"Sesuai data, lima provinsi dengan jumlah penduduk miskin tertinggi masing-masing Jawa Timur. Mencapai 4,78 juta jiwa. Kemudian Jawa Tengah (4,51 juta), Jawa Barat (4,49 juta), Sumatera Utara (1,51 juta) dan Nusa Tenggara Timur (1,16 juta)," ujar Muhaimin saat membuka diskusi Reformasi Agraria dalam rangka Hari Lahir PKB ke-19 di DPP PKB, Jalan Raden Saleh, Jakarta Pusat, Senin (17/7).

Melihat besarnya jumlah penduduk miskin yang ada, pria yang akrab disapa Cak Imin meyakini program reforma agraria yang digagas pemerintah merupakan salah satu solusi terbaik. ‎Untuk itu dia berharap persoalan dan aspek penting terkait penyelenggaraan program tersebut, harus ditangani dengan serius.

"Hindari jebakan business as usual yang biasa melingkupi suasana kerja birokrasi. Kami berharap agar kerja di bawah program reforma agraria diselenggarakan dengan semangat dan ambisi yang tinggi dengan optimisme untuk menerobos tantangan yang ada," ucapnya.

Menurut Cak Imin, Presiden Joko Widodo telah memulai dengan menghidupkan semangat capaian yang tinggi terkait program tersebut. Namun tanpa dukungan dari berbagai pemangku kepentingan lain, sulit ‎dapat berjalan efektif.

Karenanya, Cak Imin juga berharap semua pihak memberi kontribusi nyata bagi jalannya program yang diyakini membawa harapan bagi penanganan persoalan akut kemiskinan dan pengangguran tersebut.

"Semoga apa yang sudah dicakup dan direncanakan sebagai kegiatan reforma agraria di bawah kepemimpinan nasional Presiden Joko Widodo dapat dilaksanakan untuk kemaslahatan bersama sebagai satu bangsa," pungkas Cak Imin.(gir/jpnn)

SHARES
loading...
loading...
Masukkan komentarmu disini